Inter Merasa Menangi Pertandingan Kunci - Waspada

Inter Merasa Menangi Pertandingan Kunci

  • Bagikan
SempreInter

MILAN (Waspada): Inter Milan memangkas jarak dari pamuncak klasemen Serie A Liga Italia, seusai memaksa tamunya Napoli menelan kekalahan perdananya musim ini dengan skor 3-2 pada giornata 13.

Kemenangan kandang di Stadion Giuseppe Meazza itu, Minggu (Senin WIB), membuat Inter yang mengoleksi nilai 28 kini hanya minus empat poin di bawah Napoli dan AC Milan.

Karenanya alenatorre Simone Inzaghi dan striker Lautaro Martinez (foto) merasa, I Nerazzurri telah memenangi pertandingan kunci terkait perburuan scudetto musim ini.

“Tentu itu partai kunci untuk musim ini. Kami mengalahkan Napoli yang sangat kuat dan kami sangat pantas melakukannya,” klaim Inzaghi melalui DAZN, Senin (22/11).

“Akan selalu menjadi perjuangan hebat melawan Napoli. Terutama karena mereka memiliki rata-rata statistik penguasaan bola tertinggi di Serie A musim ini dengan 60 persen,” tambah mantan pelatih SS Lazio tersebut.

Ini menjadi kemenangan pertama Inter melawan tim besar sepanjang musim 2021/2022. Partenopei sempat memimpin lebih dulu lewat gol Piotr Zielinski menit 17.

La Beneamata membalikkan kedudukan ketika memasuki masa rehat dengan gol penalti gelandang Hakan Calhanoglu (25’) dan gol Ivan Perisic (44’).

Gol tambahan didapat Nerazzurri melalui aksi Lautaro dan Napoli hanya bisa memperkecil kekalahan menjadi 2-3 dengan gol Dries Mertens menit 78.

“Ini pertandingan kunci bagi kami, duel melawan pemuncak klasemen. Kami pantas mendapat lebih dari laga-laga sebelumnya, jadi kami harus membuktikan lagi bahwa kami di trek yang benar,” tutur Lautaro.

“Terkadang hasilnya tidak sesuai keinginan kami. Tapi tim ini main dengan intensitas dan karakter untuk meraih tiga poin,” beber bomber asal Argentina tersebut.

Inter selanjutnya menjamu Shakhtar Donetsk untuk matchday 5 Grup D Liga Champions, Rabu (24/11). Sedangkan Napoli terbang ke Rusia untuk menghadapi Spartak Moskow pada matchday 5 Grup C Liga Europa.

“Kami bermain jauh lebih baik di babak kedua, membuat beberapa pilihan yang lebih berani dan operan yang tidak terduga,” papar pelatih Napoli Luciano Spalletti.

“Di babak pertama, kami terlalu mudah ditebak. Kami mencari solusi tanpa karakter atau inspirasi, sementara kami memberi Inter terlalu banyak ruang untuk serangan balik,” sesal Spalletti. (m08/fi)

  • Bagikan