Waspada
Waspada » Insiden Ibra Merusak Milan
Headlines Olahraga

Insiden Ibra Merusak Milan

Getty Images

MILAN (Waspada): Inter Milan menyingkirkan rival sekota AC Milan dari Piala Italia melalui kemenangan dramatis 2-1 pada pertandingan perempatfinal yang dimainkan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan.

Dalam laga panas Selasa (Rabu WIB) itu, Milan unggul terlebih dahulu berkat gol Zlatan Ibrahimovic menit 31. Eksekusi penalti Romelu Lukaku menit 71 membuat kedudukan menjadi imbang. Gol yang diukir Christian Eriksen menit 97 memastikan tiket semifinal I Nerrazurri.

Alenatorre Stefano Pioli mengatakan, perseteruan Ibra (foto kanan) dengan Lukaku (foto kiri) yang terjadi pada pengujung babak pertama, menjadi awal rusaknya permainan Milan. Kedua penyerang subur itu diganjar kartu kuning akibat insiden tersebut.

“Situasinya berpengaruh, sebab kartu kuning pertama mengarah kepada kartu kuning kedua. Mereka dua sosok dewasa, mereka mengatakan sesuatu terhadap yang lainnya, saya tidak tahu apa itu,” ucap Pioli lewat Football Italia, Rabu (27/1).

“Apa yang tidak berjalan baik adalah bermain dengan sepuluh pemain. Itu lebih rumit, permainan kami rusak dan pelanggaran membuat kami dihukum penalti,” sesalya.

Pioli jelas dongkol dengan kartu merah yang didapat Ibra, namun dia tidak mau menyalahkan penyerang veteran berusia 39 tahun itu. Dia justru menganggap pelanggaran yang dilakukan Ibra terjadi karena sang pemain melakukan tugasnya untuk membantu pertahanan I Rossoneri.

“Ini merupakan pertandingan yang sangat seimbang, satu-satunya perbedaan adalah kehilangan seorang pemain. Jika 11 lawan 11, ini terbuka terhadap hasil apapun dan kami sedang unggul 1-0,” dalihnya.

Kemenangan dalam Derby Della Madonnina itu meloloskan pasukan Antonio Conte ke semifinal untuk menghadapi pemenang laga  Juventus kontra SPAL.

“Tersingkir dari sini sangat mengecewakan, karena kami sangat peduli dengan kompetisi ini. Tapi kehilangan satu pemain membuat situasi menjadi semakin sulit,” ratap Pioli.

Menurut Ciprian Tatarusanu, kiper Il Diavolo asal Rumania, insiden Ibra dengan Lukaku merupakan hal yang wajar terjadi dalam duel akbar seperti Derby Della Madonnina.

“Itu sudah biasa terjadi dalam pertandingan besar sepakbola. Hanya saja saya tidak mendengar apa yang mereka katakan,” tutur Tatarusanu.

Gelandang Inter Nicolo Barella sepakat dengan Tatarusanu, seraya menambahkan sangat senang karena ternyata timnya yang kemudian menjadi pemenang.

“AC Milan tim yang kuat, namun kami menunjukkan berada di level sama dengan mereka. Bahkan kami menunjukkan lebih baik dari mereka,” beber Barella. (m08/fi/rai)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2