Waspada
Waspada » Hendri Mulai Melatih, Persiraja Krisis Kiper
Olahraga

Hendri Mulai Melatih, Persiraja Krisis Kiper

PEMAIN Persiraja latihan rutin di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, sebagai persiapan mengikuti kompetisi Liga 1 2020. Waspada/ist
PEMAIN Persiraja latihan rutin di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, sebagai persiapan mengikuti kompetisi Liga 1 2020. Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Pelatih Kepala Persiraja, Hendri Susilo, sudah mulai melatih kembali usai absen lima hari karena baru pulang umroh. Namun kini Persiraja krisis kiper.

Hendri sudah menangani tim mulai Selasa (4/2) di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh. Dia didampingi pelatih kiper yang baru, Eddy Harto. Juga Asisten Pelatih Akhyar Ilyas dan Effendi HT.

Dalam latihan hari keenam, hampir semua pemain hadir latihan, kecuali Husnuzhon dan Aliyah Fuad yang belum terlihat di lapangan. “Keduanya akan segera bergabung latihan,” ujar Media Officer Persiraja, Ariful Usman.

Sedangkan kiper muda Wahyudi sudah positif tak lagi bersama klub promosi itu. Wahyudi memilih out (ke luar), karena tak ada jaminan dari manajemen mendapat menit bermain. Karena itu, akhirnya eks penjaga gawang Kepri Jaya itu meninggalkan Banda Aceh. Praktis, dengan cabutnya Wahyudi membuat Persiraja krisis penjaga gawang.

Kini, kiper Persiraja hanya tersisa satu orang yaitu Fakhrurrazi Kuba. Mantan pemain PSAP Sigli dan PSMS Medan ini menjadi pilihan utama Hendri Susilo dan Sisgiardi saat masih berlaga di Liga 2 musim lalu.

Presiden Klub Persiraja, Nazaruddin, kepada wartawan usai latihan tim di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, menyebutkan manajemen dengan Wahyudi sudah deal (sepakat) bertahan.

“Wahyudi minta waktu untuk main dan harus ada jaminan untuk bisa tampil. Itu kan bukan tugas saya, dia enggak mau kalau enggak tampil,” kata pria akrab disapa Dek Gam ini.

“Dapat tidaknya tampil itu tugas pelatih, mungkin dia ada klub lain yang bisa tampil, ya sudah saya lepaskan,” ujar pria yang juga menantu Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh.

Sepertinya, Dek Gam tak ambil pusing dengan ke luarnya kiper muda potensial Wahyudi. Pihaknya langsung memburu dua penjaga gawang lagi untuk pelapis Kuba.

Selain kiper, saat ini pihaknya juga mencari duastriker dan stoper. Namun, kedua posisi itu harus pemain lokal. “Kiper masih nyari dua lagi, striker masih cari, stoper juga, tapi lokal,” tuturnya. (c07/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2