Waspada
Waspada » Hazard Belum Bisa Maksimal
Olahraga

Hazard Belum Bisa Maksimal

Sport360

BRUSSELS (Waspada): Kapten Eden Hazard (foto kanan) memastikan belum bisa maksimal untuk membela Timnas Italia di Euro 2020 yang tertunda setahun pagelarannya hingga menjadi 11 Juni – 11 Juli 2021.

Terutama pada laga perdana babak penyisihan Grup B, saat Si Setan Merah bertandang ke markas Rusia di Saint Petersburg, Minggu (13/6) dinihari mulai pkl 0200 WIB.

“Untuk memulainya tentu akan menjadi keputusan sang pelatih. Tetapi saya masih belum 100 persen,” ucap Hazard, seperti dikutip dari laman RTBF, Jumat (11/6).

“Saya hanya memiliki waktu satu minggu penuh untuk latihan. Jadi kita lihat saja apa yang kami kerjakan nanti,” beber bintang Real Madrid tersebut.

Sejak dibeli mahal oleh Madrid dari Chelsea pada musim panas 2019, playmaker Belgia berumur 30 tahun itu lebih banyak keluar-masuk ruang perawatan karena cedera. Hazard bahkan baru bisa mentas lagi sebulan jelang berakhirnya La Liga 2020/2021.

Namun pamor dan pengalaman mantan motor serangan Chelsea dan LOSC Lille itu membuat manajer Roberto Martinez tetap berharap banyak kepada Hazard.

“Kita lihat saja ke depan. Bersama tim medis, apa yang akan saya lakukan untuk pertandingan pertama,” jelasnya.

Hazard memastikan, De Rode Duivels akan berupaya mereplikasi penampilan mereka seperti tiga tahun lalu. Ketika itu Romelu Lukaku cs tampil begitu perkasa, sebelum kemudian dipecundangi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2018 Rusia.

“Kami sudah melakukan sesuatu yang besar di Piala Dunia tiga tahun lalu. Itu merupakan replikasi tim ini,” klaim pemain kelahiran 7 Januari 1991 di Kota La Louviere (Belgia) tersebut.

“Kami akan berkonsentrasi untuk bermain sepakbola sebaik mungkin di turnamen ini. Ada begitu banyak potensi pada diri pemain kami,” tegas Hazard.

Salah satu potensi besar itu adalah gelandang serba bisa Kevin De Bruyne (foto kiri) yang partisipasinya juga menjadi teka-teki jelang Euro 2020 yang buat kali pertama bergulir di 11 kota.

De Bruyne mengalami cedera di wajah saat klubnya Manchester City dipecundangi Chelsea 0-1 pada final Liga Champoins di Estadio Do Dragao, Porto, Portugal, 29 Mei lalu. Mata mantan pemain VfL Wolfsburg itu masih terlihat bonyok ketika gabung dalam kamp pelatihan Timnas Belgia.

“Kami ragukan dia bisa tampil pada laga pertama kendati harus memakai pelindung wajah. Namun siapa pun yang menggantikannya, harus menunjukkan bahwa dia siap,” jelas Martinez.

“Sekarang biarkan dia istirahat. Kevin bisa saja tampil di Euro, tapi kami tidak tahu kepastiannya dan kami harus mendapat lampu hijau dari tim medis,” tambah mantan manajer Everton itu.

Belgia sesuai peringkatnya di FIFA dan parade bintang yang dimilikinya, termasuk sebagai favorit juara Euro 2020 bersama Prancis, Inggris dan Portugal. Thibaut Courtuis cs diprediksi bakal mudah lolos dari Grup B yang diisi Rusia, Denmark dan Finlandia.

Hanya saja Martinez masih berusaha merendah dengan mengatakan The Three Lions yang paling pantas dijagokan. Selain karena punya materi pemain mumpuni, menurutnya, Inggris asuhan Gareth Southgate sangat diuntungkan karena lebih banyak bermain di London.

“Saya tidak melihat tim kami sebagai unggulan. Kedengarannya klise, tetapi format pertandingan tidak memberikan kami referensi apa pun,” dalih Martinez.

“Piala Eropa merupakan kompetisi terkuat di dunia. Hanya ada satu tim favorit, yakni Inggris, karena bisa bermain enam dari tujuh pertandingannya di kandang,” sentilnya. (m08/uefa/rtr)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2