Waspada
Waspada » Hanya Honda Tetap Mau Membalap
Olahraga

Hanya Honda Tetap Mau Membalap

Honda Tetap Mau Membalap
Vanity Fair

MADRID (Waspada): CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta (foto kanan), mengungkapkan hanya tim Repsol Honda yang tetap mau membalap pada seri pembuka MotoGP musim 2020 di Losail, Qatar, 8 Maret mendatang.

Komitmen tim yang diperkuat juara dunia Marc Marquez (foto kiri) dan adiknya Alex Marquez itu disampaikan langsung oleh Manajer Repsol Honda Alberto Puig kepada Ezpeleta.

“Qatar sudah meminta kami untuk mengirimkan daftar orang Italia yang ada di paddock. Dari semua tim MotoGP, Hanya Honda  yang tetap mau membalap,” ungkap Ezpeleta.

“Saya berbicara dengan semua manajer tim dan Alberto Puig adalah yang satu-satunya bilang, ‘Carmelo, ayo balapan dengan yang kita punya,’” beber pria berumur 75 tahun itu melalui Corse Di Moto, Rabu (4/3).

MotoGP Qatar 2020 lantas dibatalkan karena adanya kebijakan ketat dari pemerintah setempat soal izin masuk. Pendatang yang memegang paspor atau terbang dari Italia dan Jepang, tidak diizinkan masuk dan harus langsung menjalani karantina selama 14 hari berdasarkan kebijakan baru.

Sejumlah tim MotoGP terutama yang berasal dari Jepang, meninggalkan teknisi mereka di Qatar antara lain Honda, seusai tes pramusim pada 23-25 Februari 2020. Sebabnya, wabah corona yang berasal dari Wuhan di China kian parah di Negeri Sakura.

Sedangkan para teknisi dan tim-tim asal Italia sudah kembali ke negaranya sebelum kasus penyebaran virus corona melonjak tajam di Eropa. Meski berasal dari Jepang, Suzuki dan Yamaha bermarkas di Italia.

Kedua tim itu juga dikepalai oleh manajer asal Negeri Pizza, yakni Davide Brivio (Suzuki) dan Massimo Meregalli (Yamaha).

Gagal Melobi

Dorna sendiri sudah melobi Pemerintah Qatar supaya seri pembuka MotoGP musim ini tetap digelar sesuai jadwal pada 6-8 Maret. Promotor MotoGP itu bahkan mengirimkan daftar nama kru berpaspor Italia yang terlibat ke Pemerintah Qatar sesuai permintaan agar bisa mendapat fasilitas lebih baik ketika pemeriksaan di bandara.

“Kami sudah mengirimkan nama, asal dan juga penerbangan yang dipakai menuju Qatar, demi mendapat jaminan pemeriksaan yang lebih cepat. Ada sekira 500 nama yang akan datang dalam daftar itu,” ungkap Ezpeleta.

Upaya Dorna Sports akhirnya gagal, karena Pemerintah Qatar tak mengubah sikapnya melarang balapan itu demi mencegah penyebaran wabah virus corona. Dorna Sports bersama IRTA dan FIM pun memutuskan MotoGP Qatar 2020 resmi dibatalkan karena kebijakan ketat soal izin masuk warga negara Italia.

Sikap tegas itu diambil mengingat orang Italia punya peran besar pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Sebanyak enam pembalap, termasuk Valentino Rossi, memiliki kewarganegaraan Italia. Enam tim kontestan juga memiliki manajer berpaspor Italia.

Ezpeleta telah menetapkan seri perdana musim ini akan berlangsung di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, 5 April 2020. Dalam kalender awal MotoGP, Sirkuit Austin sebenarnya menjadi tuan rumah seri ketiga setelah Qatar dan Thailand. (m15/cdm)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2