Waspada
Waspada » Gregoria Sempat Tegang Lawan Ruselli
Olahraga

Gregoria Sempat Tegang Lawan Ruselli

JAKARTA (Waspada): Setelah berjuang tiga set, Gregoria Mariska Tunjung (foto) akhirnya melaju ke babak semifinal tunggal putri turnamen internal PBSI usai menyingkirkan Ruselli Hartawan dengan skor 19-21, 21-13, 21-17 dalam waktu 54 menit.

Sempat tertinggal di set pertama, Gregoria bangkit membalas di set kedua. Ruselli justru tampil antiklimaks di set ini dan banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu.

Sedangkan Gregoria terus melancarkan serangan ke pertahanan Ruselli dengan “dropshot” silang yang mematikan.

“Di set pertama saya masih tegang karena kekalahan tadi pagi, masih takut main lepas. Di poin 11 ke atas baru mulai menemukan permainan. Di set ketiga sebetulnya sudah lumayan habis tapi lebih maksa, jangan sering membuang poin karena dapat poinnya susah,” kata Gregoria.

Pada babak penyisihan Grup M, Gregoria dikalahkan juniornya Putri Kusuma Wardani dengan skor 23-25, 22-20, 11-21. Bermain sabar menjadi kunci kemenangan Gregoria di babak perempatfinal pada Kamis sore.

Untuk mempersiapkan pertandingan semifinal yang akan berlangsung Jumat (24/7) pagi, Gregoria ingin fokus pada pemulihan setelah bertanding dua kali sehari.

Gregoria masih menunggu calon lawan di semifinal antara Saifi Rizka Nur Hidayah dan Komang Ayu Cahya Dewi.

“Pemain muda main lebih lepas, seperti Putri tadi. Saya harus siap misalnya sudah unggul atau sudah enak mainnya, jangan lengah malah jadi rugi,” tutur atlet asal klub Mutiara Cardinal Bandung ini.

Asti Dwi

Tiket semifinal juga diraih Asti Dwi Widyaningrum. Dia menjadi pebulutangkis pertama melaju ke babak empat besar setelah melalui laga dramatis mengalahkan Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan skor 17-21, 23-21, 21-9.

Kalah pada set pertama, Asti juga tertinggal jauh di set kedua hingga 12-17. Namun perlahan tapi pasti, Asti menyusul perolehan skor dan balik unggul dengan kedudukan 19-17. Asti lagi-lagi membuat Ester di bawah tekanan saat berhasil menyamakan kedudukan 20-20.

“Masih sama dengan tadi pagi, pokoknya saya jangan mati sendiri. Saya main lebih aman terutama di belakang, karena pasti Ester kasih pengembalian ke arah belakang,” kata Asti.

Asti yang pandai memanfaatkan kesempatan di poin-poin kritis akhirnya mencetak kemenangan pada set kedua. Pada set ketiga, Asti menguasai penuh jalannya permainan. Sedangkan Ester sepertinya masih belum bisa mengembalikan fokusnya setelah kehilangan set kedua. Ia banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri yang semakin menguntungkan Asti.

Laga ini merupakan ulangan babak penyisihan Grup N, saat itu Ester mengalahkan Asti dengan skor 21-10, 21-10. Asti mengatakan kekalahannya disebabkan ia tak yakin dengan permainannya, sehingga Ester lebih mudah melancarkan serangan-serangan. Selain itu Ester memang unggul di bola-bola yang mengarah ke belakang.

Di babak semifinal, Asti akan bertemu antara Putri Kusuma Wardani atau Fitriani.

“Peluangnya sama saja karena kekuatannya imbang semua, ketemu siapa saja okelah,” ujar Asti. (m18/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2