Waspada
Waspada » FIFA Belum Pilih Stadion Piala Dunia U-20
Olahraga

FIFA Belum Pilih Stadion Piala Dunia U-20

STADION Gelora Bung Tomo menjadi salah satu yang didaftarkan oleh PSSI untuk menjadi arena pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2020. Antara

JAKARTA (Waspada): Tak sampai setahun lagi Piala Dunia U-20 akan dilangsungkan di Indonesia. Namun sampai sekarang FIFA belum juga menentukan stadion yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan akbar tersebut.

FIFA sebenarnya telah mengagendakan datang ke Indonesia untuk finalisasi stadion Piala Dunia U-20 yang rencananya digelar 20 Mei hingga 12 Juni 2021 pada Maret lalu. Namun, kunjungan tersebut dibatalkan karena pandemi virus corona.

Oleh karena itu, Plt sekjen PSSI Yunus Nusi berharap FIFA, menentukan kembali waktu kedatangan ke Tanah Air. Hal ini agar pihaknya bersama Pemerintah Indonesia dapat secepatnya membenahi kekurangan yang ada di stadion dan fasilitas penunjang untuk Piala Dunia U-20.

“Harapan kami FIFA bisa datang ke Jakarta. Begitu pun mereka, karena sudah masuk dalam programnya. Tapi apa boleh buat situasi pandemi virus corona ini menjadi penghalang,” ujar Yunus, Minggu (14/6)

“Kami masih tetap belum menentukan lapangan-lapangan itu, walaupun kami sangat butuh sekali untuk mengejar itu. Tetapi kami diminta untuk sedikit bersabar,” Yunus menambahkan.

10 Stadion

PSSI mendaftarkan sepuluh stadion untuk Piala Dunia U-20. Mulai dari Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Pakansari, Stadion Manahan, Stadion Mandala Krida, Stadion Gelora Bung Tomo, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Stadion Patriot, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Jakabaring, dan Stadion Wibawa Mukti.

Hanya saja berdasarkan surat tanggal 14 April 2020 yang ditandatangani Chief Tournament and Event Officer FIFA, Colin Smith, ada enam kota yang diutamakan untuk menggelar laga Piala Dunia U-20. Keenam kota dimaksud adalah Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, dan Bali.

FIFA pun meminta PSSI untuk memberikan laporan secara berkala mengenai perkembangan kesiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun depan.

Wakil Sekjen PSSI, Maaike Ira Puspita, menyatakan FIFA memberi apresiasi kepada PSSI yang dianggap sudah bekerja keras mempersiapkan penyelenggara Piala Dunia U-20.

Menurut Maaike, FIFA mengharuskan tuan rumah membuat laporan berkala, misalnya H-16 bulan, H-14 bulan, H-12 bulan. Induk organisasi sepakbola dunia ini juga meminta PSSI makin intensif memberikan laporan menjelang turnamen berlangsung.

Selain mempersiapkan diri menjadi tuan rumah, PSSI juga mulai merencanakan program Timnas Indonesia U-19. Dalam penjelasan sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan meminta agar Pelatih Shin Tae-yong memperkuat koordinasi dengan direktur teknik Indra Sjafri.

Menurut Iriawan, PSSI siap melaksanakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar selain sukses penyelenggaraan, timnas bisa mencapai prestasi maksimal di Piala Dunia U-20.

“Sepakbola adalah cara untuk mengangkat harkat martabat bangsa. Kami siap melaksanakan arahan Presiden Jokowi bahwa prestasi timnas Indonesia harus ‘bunyi’ saat jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021,” kata Iriawan. (m18/goal)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2