Fans Merah Jangan Berkerumun

  • Bagikan
Zimbio

LONDON (Waspada): Liverpool kembali mengeluarkan imbauan kepada para suporternya jangan pesta dan berkerumun di Stadion Anfield, saat sang juara Liga Premier 2019/2020 itu menjamu Chelsea.

Laga yang digelar tanpa penonton Kamis (23/7) dinihari mulai pkl 0245 WIB itu, menjadi pertandingan kandang terakhir The Reds musim ini. Karenanya akan menjadi panggung upacara penyerahan trofi juara bagi The Anfield Gank, hanya saja dunia sampai sekarang masih dalam kondisi pandemi virus corona.

Wakil kapten James Milner (foto) pun ikut mengimbau para fans supaya jangan pesta massal untuk merayakan sukses Si Merah. “Saya merasakan layaknya seorang pendukung. Sebenarnya mereka lebih dari kami sebagai pemain,” tutur Milner, seperti dikutip dari laman Liverpool, Selasa (21/7).

“Selama periode ini, begitu banyak orang telah membuat pengorbanan yang jauh lebih besar daripada pesepakbola dan penggemar sepakbola. Orang-orang memiliki kesulitan yang jauh lebih besar, jadi perspektif itu penting,” tambahnya.

Mantan winger Manchester City itu percaya, kondisi serba terbatas seperti sekarang tidak akan mengurangi rasa sukacita para penggemar atas kesuksesan The Reds merebut gelar juara Liga Inggris kembali setelah cukup lama.

Liverpool sempat puasa gelar liga selama 30 tahun, setelah terakhir kali mengangkat trofi pada 1989/1990 silam. Pada periode tiga dekade tersebut, prestasi tertinggi Marseyside Merah di liga domestik hanyalah finis sebagai runner-up sebanyak lima kali.

“Dengar, kami akan melakukan yang terbaik dari itu, para penggemar akan melihatnya. Saya yakin setiap fans Liverpool, di mana pun mereka berada akan menontonnya,” klaim wakil kapten Merah berusia 34 tahun itu.

“Mereka akan bersama kami bahkan jika mereka tidak ada di sana. Kami masih mengangkatnya untuk mereka dan diri kami sendiri. Itu tidak akan mengurangi pencapaian dan apa yang telah dilakukan oleh tim dan staf ini,” beber Milner.

Pasukan Jurgen Klopp memastikan diri kampiun setelah Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stadion Stamford Bridge, 26 Juni silam. Kedatangan The Blues asuhan manajer Frank Lampard pula yang menjadi arena pesta juara Liverpool di Anfield.

Pernyataan Bersama

Tetapi mengingat Kota Liverpool dan Inggris masih menerapkan praktik jarak sosial demi memutus mata rantai penularan Covid-19, fans diharapkan tidak berkerumun.

Manajemen Liverpool bersama Kepolisian Merseyside, Dewan Kota Liverpool serta gabunggan suporter Spirit of Shankly, bahkan merilis pernyataan bersama agar fans menyaksikan kapten Jordan Henderson mengangkat trofi dari layar kaca di rumah masing-masing.

“Itu akan menjadi malam yang penting bagi penggemar Liverpool di kota ini dan seluruh dunia, ketika trofi Liga Premier diangkat di dalam stadion,” kata Natalie Persichine, Pejabat Kepolisian Merseyside.

“Klub dan pihak televisi telah menyiapkan sebaik mungkin agar jutaan orang bisa menikmati momen spesial itu di layar kaca dari rumah mereka,” tambah Persichine.

Ketua Spirit of Shankly, Joe Blott, menyampaikan pesan serupa agar para suporter Liverpool tetap berdiam di rumah.

“Saya sungguh ingin menyaksikan prosesi pengangkatan trofi dan paham betapa sulitnya untuk menjauhkan diri dari Anfield. Tetapi saya juga tahu bahwa kota ini masih salah satu area rawan di Eropa dengan ancaman kesehatan yang nyata,” ucap Blott.

“Sebagian besar fans klub ini cukup menaati anjuran kesehatan. Saya harap kita tetap bisa berdiam di rumah agar tak menempatkan banyak orang terhadap risiko yang tidak perlu,” ujarnya lagi.

Banyak hal yang membuat Liverpool bisa mengakhiri puasa trofinya, di antaranya kejeniusan Klopp, kehadiran bek Virgil van Dijk dan kiper Alisson Becker, serta kolaborasi trio lini depan Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino.

“Kami sudah berusaha keras untuk terus bersabar dalam berbagai hal, terutama ketika kami sedang diuji. Rumah baru (Liverpool) saya sudah bersabar selama 30 tahun lamanya,” jelas Salah.

“Saya tahu mereka akan tetap menunggu selama dibutuhkan. Sabar selalu memberikan Anda penghargaan terbaik,” pungkas bomber berumur 28 tahun asal Mesir tersebut. (m08/goal/rtr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *