Waspada
Waspada » Dukung Petisi Kobe Bryant Logo Baru NBA
Olahraga

Dukung Petisi Kobe Bryant Logo Baru NBA

Kobe bryant beserta putrinya Gianna Maria Onore,setelah kematiannya muncul petisi kobe bryant jadi logo NBA(NBA)

LOS ANGELES, AS (Waspada): Lebih dari satu juta orang mendukung petisi penggunaan gambar siluet mendiang Kobe Bryant sebagai logo resmi baru NBA.

Salah satu pebasket terbaik dalam sejarah olahraga favorit bangsa Amerika Serikat tersebut, Minggu (Senin WIB), meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter.

Bryant dan putrinya yang berusia 13 tahun Gianna Maria Onore (foto), termasuk di antara sembilan orang yang tewas dalam kecelakaan di California itu.

Menurut BBC, Selasa (28/1), logo saat ini dibuat Alan Siegel dan menampilkan siluet pebasket legendaris LA Lakers lainnya, Jerry West, yang kini berusia 81 tahun.

Pencetus petisi di Change.org tersebut, Nick M mengatakan bahwa tujuan gerakan ini adalah untuk mengabadikan Kobe sebagai logo NBA dan dukungan itu kian menguat.

“Dengan meninggalnya Kobe Bryant secara tidak terduga, harap tandatangani petisi ini dalam upaya untuk mengabadikannya sebagai logo NBA yang baru,” tulis Nick dalam petisi itu.

Terlepas dari perubahan format tulisan (font) pada 2017, logo untuk National Basketball Association (NBA) tidak berubah sejak pertama kali dirancang tahun 1971 silam.

Masih belum diketahui apakah NBA akan mempertimbangkan untuk mengubah logonya dengan menggunakan siluet Bryant.

Penghormatan West

West yang siluetnya digunakan sebagai logo NBA saat ini, belum memberikan komentar terkait petisi tersebut. Namun West memberikan penghormatan kepada Kobe dan menganggap kepergian Bryant seperti kehilangan seorang putra.

“Kehilangan Kobe, Gianna dan semua orang yang ada di dalam helikopter tersebut, sungguh tragis dan tidak bisa dipahami,” jelas West.

“Saya akan mencintai Kobe selamanya dan selalu menghargai waktu yang saya habiskan bersamanya. Dia telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik,” puji sang legenda.

Masih belum ada kabar tentang pengaturan pemakaman untuk Bryant dan putrinya. Suasana duka cita pun terus berlanjut ketika ribuan penggemar basket berkumpul dengan mural-mural wajah legenda NBA itu. Mereka membawa bola-bola basket, sepatu kets dan lilin ke tempat yang pernah melambungkan namanya.

“Kobe, Kobe, Kobe!” teriakan dari kerumunan orang di LA Live, sebuah distrik hiburan di sebelah Staples Center, markas LA Lakers.

Orang-orang juga meneriakkan : “MVP, MVP, MVP!” sehari setelah Bryant yang berusia 41 tahun meninggal dunia. Stasiun radio memandu hening cipta delapan detik, angka delapan mengacu pada nomor jersey di awal karier Bryant, sebelum memakai nomor 24.

Di salah satu sudut plaza, orang menggunakan kapur atau spidol untuk menulis kata-kata penghormatan kepada Bryant, seperti “Kobe forever”, tepat di trotoar.

Para fans juga berkumpul di Akademi Olahraga Mamba, yang didirikan Bryant di Thousand Oaks, satu jam dari Staples Center. Nama akademi ini diambil dari nama julukannya: Black Mamba.

Di sana, suasana duka cita juga terasa dengan air mata, keheningan, bunga dan lilin. Shain Hrehniy, yang bekerja di sebuah toko Apple, menangis sambil menggendong putranya.

Sedangkan laga NBA antara LA Lakers kontra LA Clippers yang dijadwalkan berlangsung Selasa (28/1), ditunda sebagai bentuk penghormatan kepada Bryant dan para korban. “Tanggal pertandingan akan dijadwalkan ulang kemudian,” demikian pernyataan tertulis NBA.

Seluruh pertandingan NBA 2019/2020 yang digelar Senin (Selasa WIB), pun memberikan tribut untuk legenda berusia 41 tahun itu. Selain mengheningkan cipta satu menit, San Antonio Spurs melawan Toronto Raptops bahkan sengaja dilakukan pelanggaran 24 detik saat memulai duel. (m15/ant/bbc)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2