Waspada
Waspada » Dua Legiun Asing Persiraja Rindu Bertanding
Olahraga

Dua Legiun Asing Persiraja Rindu Bertanding

Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Dua legiun asing Persiraja Banda Aceh memilih bertahan di Bali setelah Liga 1 2020 dihentikan akibat virus corona. Bek asal Inggris Adam Mitter (foto) dan gelandang Lebanon Samir Ayass mengisolasi diri di Pulau Dewata.

Dikutip dari instagram resminya, Adam Mitter merindukan suasana pertandingan yang biasanya diwarnai riuh rendah suara suporter Kutaraja.

“Aku rindu bermain, aku rindu bermain dengan rekan satu timku, aku rindu bermain untuk pendukung kami,” tulis dia di akun instagram-nya baru-baru ini.

Meski begitu, Mitter memahami bahwa penangguhan kompetisi mesti dilakukan demi keamanan bersama. Ia pun mengirim pesan agar semua fans Persiraja tetap bertahan di rumah.

“Saya yakin Anda semua sudah mendengar berita itu sekarang, sayangnya kita akan berhenti berlatih dan bermain. Itu membuatku sedih karena kalian luar biasa,”

“Tetapi kesehatan dan keselamatan harus diutamakan. Kepada rekan tim saya, terima kasih atas semua kerja keras Anda, sehingga kita berhasil di lapangan,” tulisnya.

Samir Ayass juga memilih Bali sebagai tempat mengarantina diri. Gelandang asal Lebanon itu tak seagresif Mitter di media sosial. Postingannya seputaran aktivitas rumahan saja. Dia bersantai di kolam renang serta serambi rumah.

Pemain 29 tahun itu sempat dua musim bergabung dengan klub asal Lebanon, Al-Ahed, pada 2017 hingga 2019 sebelum bergabung ke Laskar Rencong pada Liga 1 2020.

Kepada media asal Bulgaria, blitz.bg, Samir bercerita tentang pengalamannya merasakan atmosfer sepakbola di Indonesia. Eks pemain CSKA Sofia itu mengaku lebih senang bermain di Indonesia ketimbang di Bulgaria.

Alasannya, sebut Samir, gaji yang diterimanya di Indonesia jauh lebih besar ketimbang saat dirinya bermain di Bulgaria. “Saya senang bermain di Indonesia. Liganya kuat, banyak pemain asing juga seperti dari Brazil dan Inggris,” kata dia.

Samir menambahkan bahwa ketika bermain di beberapa klub di Liga Bulgaria, dirinya pernah tidak mendapat gaji sama sekali. “Gaji di sini juga berkali lipat lebih besar dibanding tim-tim yang saya bela di Bulgaria,” ujarnya lagi.

Samir menyukai klub barunya, Persiraja. Meski baru menjalani promosi ke kasta tertinggi sepakbola nasional, Persiraja dinilai memilki potensi yang besar untuk menembus papan atas. “Awal mula perjalanan kami cukup sulit, kami harus menghadapi tim-tim besar,” tutur Samir.

“Klub saya juga baru promosi, tapi punya impian yang tinggi. Kami punya banyak pemain bagus dan saya yakin kami bisa bertahan di Liga 1 2020,” tandasnya.

Persiraja memang menjadi salah satu tim yang memberi kejutan di tiga pekan pertama Shopee Liga 1 2020. Mereka kini menempati peringkat ketujuh setelah berhasil menang atas Persik Kediri serta menahan Bhayangkara FC dan Madura United.

Persiraja terakhir kali mentas pada Sabtu 14 Maret. Waktu itu, mereka mengalahkan tuan rumah Persik Kediri pada pekan ketiga Liga 1 2020.

Liga 1 2020 dihentikan tanpa batas waktu. Persiraja juga sudah meliburkan para pemainnya. Namun, jika mengacu jadwal semula, Sabtu (4/4/2020), Samir Ayass cs mestinya menjamu Bali United di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh. (b04/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2