Waspada
Waspada » Dokter Reims Bunuh Diri Positif COVID-19
Olahraga

Dokter Reims Bunuh Diri Positif COVID-19

L'Equipe
L'Equipe

PARIS (Waspada): Dokter klub Stade de Reims bernama Bernard Gonzalez (foto), dilaporkan meninggal dunia akibat bunuh diri pasca didiagnosa positif menderita Covid-19.

Reims musim ini membuat lonjakan hebat dengan menduduki peringkat kelima, sayangnya Ligue 1 Prancis dihentikan untuk batas waktu yang belum ditentukan akibat pandemi virus corona yang bermula dari Wuhan di China.

Presiden Reims Jean-Pierre Caillot mengatakan terkejut dengan kabar tersebut. “Pandemi ini telah memukul hati Bernard. Sosok hebat dan profesional di olahraga ini telah pergi meninggalkan kita,” ucap Caillot, seperti dikutip dari AFP, Senin (6/7).

Di Prancis, terdapat total 92.839 kasus Covid-19 dengan korban jiwa sebanyak 8.078 orang. Prancis merupakan negara dengan kasus Covid-19 terbanyak peringkat keempat di Eropa, setelah Italia, Spanyol dan Jerman.

Wali Kota Reims Arnaud Robinet mengatakan dirinya mengetahui tentang bunuh diri yang dilakukan Gonzalez dari pejabat lokal.

“Saya diberitahu bahwa Dokter Gonzalez meninggalkan pesan yang menyebutkan bahwa hasil tesnya untuk Covid-19 adalah positif,” beber Robinet.

“Saya terkejut dengan kematiannya, karena dia adalah orang yang telah saya kenal sejak lama. Dia akan dirindukan oleh keluarga sepakbola dan semua orang di Reims yang pernah bertemu dirinya,” tambahnya.

Narasumber medis juga mengonfirmasi keberadaan surat itu, namun menambahi bahwa sang dokter kelihatan sehat-sehat saja sampai dua hari sebelum kematiannya.

Pandemi corona juga membuat separuh dari klub sepakbola profesional Prancis bisa bangkrut. Barnard Caiazzo, presiden dari grup yang representasi klub-klub Prancis, mengatakan jika musim ini kemungkinan baru berlanjut paling cepat pada 15 Juni nanti.

“Tanpa bantuan negara, separuh dari klub-klub profesional akan mengalami kebangkrutan dalam enam bulan ke depan,” ucap Caiazzo yang juga salah satu dewan direksi di klub Saint-Etienne.

“Lima kompetisi terbesar di Eropa telah merugi empat miliar euro, Liga Prancis antara 500 hingga 600 juta. Merampungkan kompetisi tentu akan sangat vital,” pungkasnya. (m15/afp)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2