Waspada
Waspada » Conte Memengaruhi Eriksen
Olahraga

Conte Memengaruhi Eriksen

GELANDANG anyar Christian Eriksen (kiri) sudah bergabung dengan striker Romelu Lukaku dalam sesi latihan Inter Milan,bergabungnya inter akibat efek Conte memengaruhi Eriksen.(Getty Images)

MILAN, Italia (Waspada): Efek alenatorre Antonio Conte ternyata sangat memengaruhi keputusan gelandang Christian Eriksen untuk mandah ke Inter Milan dari Tottenham Hotspur.

Padahal Eriksen sejatinya diminati sejumlah klub top Eropa, di antaranya Manchester United dan Real Madrid. Spurs sendiri sebenarnya ingin terus mempertahankan bintang asal Denmark tersebut, namun Conte sukses memengaruhi Erkisen.

“Saya mengenal dia (Conte) ketika saya bermain untuk Tottenham. Kami menghadapi Chelsea yang dipimpinnya dan sangat sulit melawan mereka,” beber Eriksen di laman resmi Inter, Rabu (29/1).

“Saya sudah tak sabar lagi untuk mengenalnya lebih jauh dan mempelajari bagaimana cara timnya bermain,” tambah gelandang serang berumur 27 tahun itu.

Conte membesut Chelsea pada 2016-2018 dengan prestasi menjuarai Liga Premier 2016/2017 dan Piala FA 2017/2018. Di tangan mantan pelatih Bari, Atalanta, Siena dan Juventus itu pula, Inter kini berpacu di jalur juara Serie A Liga Italia.

“Sekarang saatnya memulai tantangan baru. Saya sangat senang bisa berkesempatan tampil di Serie A bersama tim besar. Inter klub fantastis,” tutur Eriksen.

“Saya bukanlah seseorang yang mementingkan statistik, namun saya tahu ada banyak orang yang senang membahasnya. Berbagai angka tersebut menunjukkan saya tampil dengan baik di Inggris,” tegasnya.

Amunisi Baru Inter

Begitu diumumkan sebagai amunisi anyar I Nerazzurri, Selasa (Rabu WIB), pemain kelahiran Kota Middelfart (Denmark) pada 14 Februari 1992 itu langsung ikut latihan bersama para pemain Inter di Pusat Olahraga Suning, Milan.

Eriksen tampak sangat bahagia dalam latihan perdananya bersama kawan-kawan barunya. Proses adaptasinya tampak dibantu Romelu Lukaku, Ashley Young dan Alexis Sanchez, tiga mantan bintang Manchester United yang kini membela La Beneamata.

Menurut laporan Team Talk, Eriksen memang sudah tidak ingin lagi berada di Inggris, sehingga dia enggan memperpanjang kontraknya bersama Tottenham ataupun gabung Setan Merah MU.

Sikapnya sama seperti Lukaku yang sekarang menjadi mesin gol Inter. Lukaku yang telah membuat 18 gol dan empat asssit dalam 27 penampilan bersama La Beneamata, sebelumnya juga menolak bertahan dengan MU ataupun pindah ke klub Inggris lainnya.

“Bermain di Italia dan untuk Inter adalah impian bagi saya. Final pertama yang saya lihat sebagai anak muda adalah Inter vs Lazio di final Piala UEFA 1998,” jelas Lukaku.

“Saya ingin bermain untuk Inter karena selalu mengagumi penyerang hebat mereka seperti, Ronaldo, (Christian) Vieri dan Adriano (Leite),” katanya lagi. (m15/fi/tt)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2