Coach Syahrial Sangar Di Lapangan Kelakar Di Luar - Waspada

Coach Syahrial Sangar Di Lapangan Kelakar Di Luar

  • Bagikan
Waspada/Hotma Darwis Pasaribu

SUKSES PSDS Deliserdang menduduki puncak klasemen sejak putaran pertama hingga di ambang juara grup di akhir putaran kedua Liga 3 Indonesia zona Sumatera adalah buah dari gilasan punggawa Traktor Kuning Delisderdang.

Namun tidak bisa dipungkiri terpolanya perfoma Katul, Bagol, Karbol, Baung dkk adalah buah tangan polesan sang kepala mekanik Traktor Kuning Deliserdang, coach Syahrial “SE” Efendi bersama Imam Faisal dan Darma Bhakti sebagai pelatih penjaga gawang.

Terpenting kata SE, bagaimana memahami secara personal karakter anak-anak besutannya yang masih berusia muda sudah barang tentu memiliki tempramen yang cukup tinggi. Agaknya coach SE sudah fahaman kiat meredam luapan panas mesin Traktor Kuning Deliserdang saat menggilas di lapangan hijau.

“Saya sudah punya senjata meredam emosianal anak-anak PSDS agar tidak terpancing emosi, karena saya senantiasa berkomunikasi dilapangan maupun diluar lapangan dengan anak-anak PSDS,” kata SE, Selasa (23/11).

Pelatih berusia 59 tahun ini mengantongi lisensi C- AFC dan A Nasional ini sudah melanglang ke pulau Jawa dan Indonesia Timur sebagai pelatih di club-club yang bertengger di Divisi Utama dan Liga I danLiga 2 seperti Wamena, PSMP Mojo Kerto Putra, PPSM Magelang, PS Badung Bali dan Bintang Jaya Asahan.

Jauh-jauh coach SE membagi ilmu toh akhirnya Syahrial Efendi pulang kampung juga untuk memprioritaskan kemajuan club sepakbola tanah kelahirannya, PSDS Deliserdang dimasa divisi utama coach SE pernah juga sebagai pelatihnya.
Dengan segudang pengalaman, coach SE kini fokus bekerja keras mengotak-atik mesin Traktor Kuning Deliserdang yang merumput di Liga 3. Dengan ketenangannya ditepi lapangan sesekali berkoar memberikan intruksi kepada punggawanya, coach SE memiliki strategi yang cukup untuk mengatur pola permainan pada tim-tim yang dihadapi PSDS Deliserdang.

“Secara umum tak ada yang istimewa, apa yang saya lakukan hampir rata-rata dilakukan oleh pelatih lainnya,” katanya, namun yang menjadi titik fokus dalam mempoles Traktor Kuning adalah membangun kekompakan, dan memberi sistem penerapan latihan yang mudah dicerna oleh anak-anak PSDS.

Bagaimana membiasakan mereka (punggawa PSDS-red) bermain rileks dan tanpa beban, dalam arti bukan menghilangkan rasa tanggungjawab terhadap posisi yang dipercayakan,”tanpa beban artinya lebih memberi kepercayaan untuk mengambil keputusan sesuai penerapan dalam latihan,” ujar coach SE di era 80-an sebagai center back PSDS Deliserdang.

Mantapnya posisi Traktor Kuning Deliserdang di Grup c Liga 3 ini pastilah mencuatkan sosok pelatih yang satu ini sangat susah senyum saat berdiri ditepi lapangan mengamati pasukannya yang sedang bertempur. Jangankan saat bertanding, saat latihan saja pun terhitung dengan jari melihat raut wajah SE untuk tersenyum. Ini bukti keseriusan dan fokusnya SE ketika melakukan pemantapan tim Traktor Kuning Deliserdang.

“Tidak banyak mak (menyapa penulis-red) yang dievaluasi bagi PSDS, sedikit saja yaitu masalah keberanian melakukan pressure,” ungkap coach SE yang dibuktikannya saat rematch PSDS dengan Harjuna Putra di putaran kedua, PSDS tercatat sebagai pemecah record gol tercepat hanya tempo 2 menit sudah membobol gawang Harjuna Putra yang akhirnya ketinggalan 3-1, yang pada laga sebelumnya keduanya berbagi poin 1-1 (0-0).

Membidik peluang harus menjadi momentum terpenting dalam suatu pertandingan tanpa mengabaikan membangun serangan dengan kekompakan. “Ini yang menjadi kejelian mata membaca irama permainan lawan agar tidak terikut rendong permainan lawan,” ungkap SE setiap jelang pertandingan membuka ruang diskusi dengan asisten pelatih, Imam Faisal, baik untuk menentukan pemain yang diturunkan dan strategi menggempur.

“Bukan main-main (istilah bahasa sumut artinya serius-red) kami melalui ketua umum PSDS bang Khairum Rijal diberi target sama pak buipati Deliserdang Ashari Tambunan agar tahun ini PSDS naik ke liga dua,” aku SE, ini tugas berat dalam arti tanggungjawab bersama kami seluruh manajemen harus keroyokan untuk membangun kembali kejayaan PSDS diliga-liga bergengsi nasional.

Syukurnya kata SE, pasukan Traktor Kuning PSDS Deliserdang didominasi anak-anak Deliserdang yang memiliki panatis kedaerahan yang cukup tinggi, “saya yakin kalau anak-anak PSDS saat tegak dilapangan hijau selain membawa nama tim, dirinya pun juga sudah membawa nama Deliserdang, ini kunci kekompakan kami,” aku SE berharap dukungan dan doa dari pemerintah dan seluruh masyarakat Deliserdang serta pihak swasta yang sudah bergabung maupun yang akan bergabung dengan PSDS.

Besok, Rabu (24/11) PSDS Deliserdang akan lanjutkan debutnya dalam laga 3 dari 4 jadwal pertandingan putaran kedua Liga 3 Indonesia zona Sumut akan berhadapan dengan Paya Bakung United dan Kwarta. Apa yang dilakukan coach SE?

“Kita sudah sama-sama pernah bertanding dengan keduanya pada putaran pertama, dan sudah mengantongi strategi dari pertandingan sebelumnya, anak-anak tetap konsisten melakukan penyerangan, kunci kemenangan pertahanan terbaik adalah menyerang dan doakan kami tidak takabur, ” ujar Syahrial Efendi diluar musim liga kalau hendak bertemu dengannya cukup tunggu waktu sholat bersama di masjid Taqwa Muhammadiyah Lubukpakam.

Bagaimana sosok coach SE dimata anak-anak PSDS?. Sang kapten Traktor Kuning Deliserdang, Muhammad Diky Yudhistira alias Bagol pun angkat bicara, “Sangar bang,” kata Bagol bersama kawan-kawannya yang tengah berkumpul dikamar Cadika Lubuk Pakam sebagai mess PSDS.

“Jadi kalau bola yang dikejar mengarah coach berdiri kita pun jangan sampai salah, kalau salah siap-siaplah telak dapat bentak, ” ujar Bagol sambil mengumbar tawa bersama Muhammad Dimas Ayub dkk

“Sangar saat dilapangan, tapi kalau diluar lapangan coach Syahrial tetap berkelakar dan bercanda juga dengan kami bang,” aku Bagol, coach SE cukup tegas dan disiplin dan arahannya mudah mencerna sehingga memahami apa yang mau coach SE saat penerapan dilapangan.

Pemegang komado Traktor Kuning Deliserdang ini pun berharap agar masyarakat Deliserdang tetap mencintai PSDS Deliserdang dan mendoakan agar PSDS bisa memberikan yang terbaik dan lolos ke Liga 2 Indonesia, sembari Bagol pun mengumbar semangat.. Traktor Kuning..Gilas Ratakan. *Hotma Darwis Pasaribu.

  • Bagikan
Search and Recover