Carrick Kecewa Campur Kagum

  • Bagikan
The Sun

LONDON (Waspada): Manajer sementara Michael Carrick mengaku kecewa bercampur kagum dengan semangat pemain Manchester United saat mengimbangi tuan rumah Chelsea 1-1 pada matchday 13 Liga Premier.

Dalam laga di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (Senin WIB) tersebut, Setan Merah MU sempat unggul lebih dulu dangan gol winger Jadon Sancho (foto kiri). London Biru bangkit menyamakan kedudukan dengan gol penalti gelandang Jorginho (foto kanan).

“Saya sebenarnya kecewa ketika sudah memimpin lalu kehilangan poin. Tetapi, saya tetap kagum dengan semangat para pemain dan staf yang berupaya melakukan yang terbaik dari situasi buruk,” ucap Carrick lewat Eurosport, Senin (29/11).

“Saya sangat bangga dengan respons kami, tapi ada perasaan bahwa kami datang ke sini untuk memenangkan laga. Kami punya rencana dan kami berpikir positif untuk menang, jadi wajar agak kecewa,” tambah mantan gelandang MU itu.

Chelsea sebenarnya tampil dominan dalam dua babak, namun gagal menaklukkan kiper David De Gea. Justru The Red Devils mampu mencuri keunggulan menit 50. Sancho memanfaatkan kesalahan Jorginho untuk merobek jala gawang Edouard Mendy.

Dua puluh menit kemudian, Jorginho membayar kesalahannya dengan sukses mengeksukusi penalti ke gawang De Gea.

“Saya kira itu bukan penalti. Saya tidak tahu apakah pendapat saya sekarang ini penting. Terus terang saja, saya kira itu memang bukan penalti,” tegas Carrick.

“David melakukan dua penyelamatan yang saya tahu sebelum pertandingan dia akan membuat satu atau dua untuk kami. Saya juga merasa cukup nyaman di pertandingan tadi, saya harus mengatakan itu,” ujarnya lagi.

Mengenai keputusannya mencadangkan superstar Cristiano Ronaldo, dia mengaku timnya perlu beberapa penyegaran sekaligus penyesuaian strategi.

“Beberapa penyesuaian dan perubahan untuk menyegarkan segalanya. Anthony (Martial) dan Donny (van de Beek) juga Cristiano Ronaldo adalah nama yang menonjol (di bangku cadangan),” jelas Carrick.

“Saya telah mengobrol baik dengan Cristiano dan dia baik-baik saja dengan itu. Ini keputusan untuk memilih tim, kami tidak perlu lagi drama,” klaim mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Timnas Inggris tersebut.

Menurut De Gea, hasil imbang di markas sang juara Liga Champions sekaligus pimpinan klasemen Liga Premier itu bisa menjadi momentum titik balik kebangkitan Si Setan Merah. Apalagi United kembali akan melakoni laga ketat dengan menjamu Arsenal pada matchday 14 di Old Trafford, Jumat (3/12) dinihari mulai pkl 0315 WIB.

“Sebelumnya kami kebobolan tiga atau empat kali pada suatu laga, sekarang kami kebobolan satu dari penalti. Kami memiliki clean sheet melawan Villarreal, tetapi ini hanya dua pertandingan,” tutur kiper Spanyol itu.

“Kami perlu menunjukkannya di pertandingan yang akan datang. Kami menghadapi Arsenal, ini pertandingan besar lagi dan kami harus terus melaju,” tekad De Gea.

MU sendiri masih terpuruk di peringkat delapan dengan kemasan 18 poin, tercecer 12 angka di bawah Chelsea yang masih mantap memimpin klasemen. Karenanya manajer Thomas Tuchel tetap memuji semangat timnya untuk menghindari kekalahan dari United.

“Saya senang, benar-benar senang. Saya melihat upaya besar dan intensitas tinggi yang kami miliki. Tim terus meningkatkan tekanan, kami mengendalikan serangan balik sebelum mereka mulai berani,” tegas Tuchel.

 “Kami memiliki dua atau tiga peluang besar yang seharusnya bisa kami gunakan untuk mencetak gol. Tetapi saya sangat senang serta sangat suka dengan cara kami bermain,” pungkasnya. (m08/es/espn)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *