Waspada
Waspada » Cara Napoli Hentikan Messi
Headlines Olahraga

Cara Napoli Hentikan Messi

Insider

MADRID (Waspada): Bek sentral Kostas Manolas mengklaim, Napoli sudah punya cara untuk menghentikan mesin gol Barcelona Lionel Messi (foto) pada laga leg2 babak 16 besar Liga Champions 2019/2020.

Menurut bek asal Yunani berusia 29 tahun itu, I Partenopei akan melakukannya secara tim saat bertamu di Stadion Camp Nou, Minggu (9/8) dinihari mulai pkl 0200 WIB.

“Kami akan menghentikan Messi sebagai tim, jadi tidak perlu takut pada bakatnya,” jelas Manolas, seperti dikutip dari laman La Repubblica, Jumat (7/8).

“Menurut saya, dia masih yang terbaik di dunia. Tetapi tekanan berada pada mereka,” tambah mantan bek AS Roma, Olympiakos Piraeus dan AEK Athens tersebut.

Ketika bermain 1-1 pada leg pertama di San Paolo, 26 Februari silam, Napoli mampu menghentikan aksi kapten El Barca berjulukan La Pulga alias Si Kutu itu. Partenopei unggul lebih dulu lewat gol winger Dries Mertens, El Catalan membalasnya dengan aksi striker Antoione Griezmann.

Itu poin plus bagi Napoli asuhan alenatorre Gennaro Gattuso, mengingat Messi biasanya sangat produktif di babak 16 besar Liga Champions. Bahkan dalam empat musim terakhir, Si Kutu selalu berhasil membukukan gol untuk membawa Barca terus melaju menembus perempatfinal.

Musim lalu megabintang berusia 33 tahun itu menyarangkan dua gol untuk membantu El Blaugrana menggasak Olympique Lyon 5-1. Sedangkan pada musim 2017/2018, La Pulga menyumbang tiga gol untuk membawa Barca menyingkirkan Chelsea agregat 4-1.

Menurun

Hanya saja musim ini keganasan Messi terkesan menurun, sehingga tidak masuk dalam daftar calon top skor yang dipimpin bomber Bayern Munich Robert Lewandowski dengan kemasan 11 gol.

Pensiunnya gelandang Xavi Hernandez dan Andres Iniesta disinyalir menjadi faktor utamanya. Messi minim pasokan umpan dari lapangan tengah dan masalah makin lengkap ketika menjamu Napoli, karena El Catalan dipastikan minus gelandang Sergio Busquets dan Arturo Vidal.

Busquets dan Vidal absen di Camp Nou, setelah terkena hukuman akumulasi kartu.

“Busquets dan Vidal dua pemain fundamental dan mereka akan melewatkan pertandingan ini. Tapi tim kami punya semua pemain berkualitas terbaik,” papar Frenkie De Jong, gelandang Barca asal Belanda.

De Jong mengatakan, timnya bahkan sangat termotivasi untuk terus melaju dengan memanfaatkan perubahan format yang berlaku musim ini akibat pandemi virus corona yang bermula dari Kota Wuhan di China. Mulai fase perempatfinal, Liga Champions akan berlangsung satu partai saja di venue netral Lisbon, Portugal.

“Kami semua termotivasi, Liga Champions jelas sangat istimewa. Dalam satu pertandingan tunggal, tim yang lebih kecil memiliki kesempatan besar untuk membuat kejutan,” klaim De Jong.

“Tentu saja kami perlu menang dengan segala cara. Tetapi bermain dengan satu leg tetap lebih sulit, karena siapa pun dapat mengejutkan Anda,” tambah mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut.

Barca yang kini ditukangi entrenador Quiqui Setien, belum mencicipi satupun trofi pada musim ini. Trofi La Liga sudah direbut Real Madrid, sedangkan Copa del Rey diperebutkan Athletic Bilbao dengan Real Sociedad.

Liga Champions yang luput dari lemari trofi Los Cules sejak musim 2014/2015 pun menjadi satu-satunya harapan yang tersisa bagi Luis Suarez cs. (m08/lrl/mrc)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2