Waspada
Waspada » Bukan Partai Perpisahan Auba
Headlines Olahraga

Bukan Partai Perpisahan Auba

The Sun

LONDON (Waspada): Manajer Mikel Arteta menegaskan, laga Arsenal kontra Chelsea pada final Piala FA 2019/2020 bukan partai perpisahan Pierre-Emerick Aubameyang (foto) yang santer dikabarkan bakal meninggalkan Emirates Stadium.

“Saya tidak berpikir begitu. Jangan lupa, Aubameyang masih memiliki kontrak bersama kami,” ungkap Arteta, seperti dikutip dari Goal, Jumat (31/7).

“Arsenal ingin mempertahankannya, bahkan untuk proyek jangka panjang,” klaim mantan gelandang The Gunners dan Everton tersebut.

Klub raksasa Barcelona (Spanyol) dan Inter Milan (Italia), terus dikaitkan dengan bomber Gabon berumur 31 tahun itu. Rumor lain menyebutkan, pencapaian Arsenal pada final Piala FA di Stadion Wembley, London, Sabtu (1/8) malam mulai pkl 2330 WIB, menjadi penentu bagi Auba.

“Memenangi trofi tentu membantu dia untuk yakin sekaligus merasakan pengalaman berbeda,” papar Arteta.

“Jika Anda mengenakan ban kapten dan bisa mengangkat piala, itu adalah momen yang luar biasa. Tentu saja momen itu akan membantu,” tambah pria Spanyol berusia 38 tahun tersebut.

Sangat memungkinkan, sebab kekalahan dari The Blues berarti membuat Meriam London bakal absen untuk pertama kalinya di kompetisi Eropa dalam 25 tahun terakhir. Sedangkan kemenangan membuat David Luis cs mendapat tiket ke putaran final Liga Europa musim depan.

Beda dengan Arsenal, Chelsea justru sudah memastikan mentas di fase grup Liga Champions musim depan pasca final ketiga di klasemen akhir Liga Premier musim ini. Si Biru asuhan manajer Frank Lampard juga masih akan melakoni laga leg2 babak 16 besar Liga Champions di kandang Bayern Munich.

Laga final musim ini juga merupakan reuni partai puncak FA Cup 2016/2017 yang dimenangkan Mesut Ozil cs dengan skor 2-1. Sama seperti sekarang, saat itu si Biru lebih diunggulkan setelah menjuarai Liga Premier bersama Antonio Conte.

Catatan sejarah demikian beserta motivasi dan mutu Auba, menjadi perhatian tersendiri bagi Christian Pulisic, gelandang Chelsea asal Amerika Serikat. Pulisic sangat mengenal potensi Auba, karena keduanya pernah membela Borussia Dortmund pada 2016-2018.

“Saya kenal dia. Dia luar biasa, terutama cara dia menemukan posisi bagus,” kenang gelandang berusia 21 tahun itu.

“Dia selalu berbahaya, sehingga kami harus sangat hati-hati. Mereka memiliki beberapa pemain bagus lainnya, tetapi dia jelas satu pemain yang harus Anda waspadai,” papar Pulisic.

Pemenang final ini nantinya akan menerima trofi juara di lapangan Wembley tanpa adanya presentasi untuk meminimalkan risiko penyebaran virus corona yang bermula dari Kota Wuhan di China.

Biasanya tim juara akan mengangkat trofi di Royal Box Stadion, tetapi kali ini tidak karena masih diberlakukannya aturan jaga jarak sosial.

“Final sudah datang dan kami lebih siap untuk tampil. Jelas kami memiliki keyakinan sedang berada dalam performa yang baik,” klaim Pulisic.

“Kami terus bermain bagus. Kami akan mencoba dan membawa itu ke dalam pertandingan melawan Arsenal. Ini hanya satu partai dan apa pun bisa terjadi,” ujarnya lagi.

Laga final ini digelar tanpa penonton dan didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran dan kesehatan mental melalui beberapa acara sebelum kick-off dimulai. Heads Up FA Cup bahkan menjadi puncak dari kampanye selama satu musim mengenai kesehatan mental yang dipimpin oleh Presiden Federasi Sepakbola (FA) Inggris (FA) Pangeran William.

“Kita semua memiliki kesehatan mental dan kita semua dapat berbuat lebih banyak untuk saling mendukung dan itu dimulai dengan berbicara,” jelas William. (m08/goal/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2