Borneo Waspadai Motivasi Tinggi Persiraja

  • Bagikan
PAULO Henrique (kanan) saat melawan Barito Putra. Pemain asal Brazil itu dipastikan bakal absen membela Persiraja di pekan ke-15 ini. LIB

BANDA ACEH (Waspada): Kompetisi Liga 1 musim 2021/2022 putaran pertama hanya tinggal menyisakan beberapa pertandingan saja. Di pekan ke-15, Persiraja Banda Aceh akan menghadapi Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (5/12).

Pertandingan antara Persiraja dan Bornoe FC menjadi salah satu yang seru dan menarik untuk disaksikan. Pasalnya, peta persaingan di papan klasemen semakin ketat. Di pekan sebelumnya, Persiraja harus tumbang dengan skor 5-0 atas juara bertahan Bali United.

Hal tersebut tentunya memperpanjang rentetan hasil buruk yang mereka raih di beberapa pertandingan sebelumnya. Hasil ini menjadi kekalahan ke-11 yang diderita Persiraja selama Kompetisi Liga musim ini berlangsung.

Pada pertandingan lain, Borneo FC berhasil menunjukkan permainan terbaiknya saat berhadapan dengan Persija. Di pertandingan tersebut, Borneo FC berhasil menumbangkan Macan Kemayoran lewat skor tipis 2-1. Borneo FC di pertandingan tersebut sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Marko Simic pada menit 20′.

Di paruh kedua Borneo FC mulai bangkit setelah mampu menyamakan kedudukan lewat titik putih yang dieksekusi Torres. Menjelang pertandingan berakhir, Wawan Febrianto muncul sebagai pahlawan kemenangan untuk Borneo FC. Skor berakhir dengan kedudukan 2-1.

Laga nanti menjadi kesempatan untuk Borneo FC memperpanjang catatan kemenangan mereka. Sementara untuk Persiraja, pertandingan ini menjadi laga berat yang harus dilalui Persiraja dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 musim ini.

Informasi yang dikutip Waspada dari situs klub, disebutkan manajemen Borneo FC menolak menganggap sepele Persiraja yang akan menjadi lawan mereka pada laga pekan ke-15.

Asisten Pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin mengingatkan pemainnya untuk tetap waspada dengan Persiraja. “Kemenangan terakhir kemarin memang membuat mental pemain secara tim sangat terangkat, apalagi hasilnya empat kali kemenangan beruntun ini,” katanya.

Kata dia, pihaknya tetap waspada, mengingat banyak tim yang termotivasi untuk mengalahkan Pesut Etam. Amir menegaskan Persiraja jelas tak bisa dianggap remeh karena keinginan mereka untuk ke luar dari dasar klasemen yang wajib diwaspadai.

Terlebih, kata dia, Persiraja baru saja dihabisi Bali United dengan skor 5-0 pada laga terakhir pekan ke-14 Liga 1 2021. Dia yakini, Persiraja ingin bangkit dari apa yang mereka alami sekarang. “Makanya saya katakan, kami harus tetap waspada. Persiraja di posisi terakhir, tetapi mereka bukan tim lemah,” tegas Amir.

Menurut dia, masih ada beberapa kelemahan dalam tim besutanny, yang dilihatnya saat laga kontra Persija meski menang, terutama pada masalah penyelesaian akhir.

Sebab, kata Amir, meski mampu menguasai jalannya laga dan melepas delapan tendangan ke gawang, hanya satu yang berhasil menjadi gol, sementara satu gol lain lahir dari titik penalti. “Tim ini masih harus terus dievaluasi. Pemain harus lebih tajam memanfaatkan peluang,” tukas dia.

“Semoga kami semakin konsisten dan bisa memperbaiki terus peringkat yang ada sekarang. Kami harus memanfaatkan momentum yang sudah terbangun,” pungkas Amir. (b04/C)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *