Waspada
Waspada » Blues Begitu Sadis Pecundangi Porto
Olahraga

Blues Begitu Sadis Pecundangi Porto

Sky Sports

SEVILLA, Spanyol (Waspada): Pelatih Sergio Conceicao sangat terpukul FC Porto bisa kalah 0-2 dari tamunya Chelsea pada laga leg1 perempatfinal Liga Champions.

Dalam laga di venue netral akibat prokes Covid-19 itu di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Rabu (Kamis WIB), Mason Mount dan Ben Chilwell berbagi gol Si Biru ke gawang Porto.

Conceicao merasa The Blues begitu sadis mempecundangi tim asuhannya yang lebih mendominasi permainan dan serangan. Menurut statistik ESPN, Porto melepaskan 12 tembakan dan lima di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Chelsea hanya melepas enam tembakan dan tiga yang tepat sasaran

“Hasilnya cukup sadis, tapi akhirnya memang yang dihitung adalah gol. Chelsea mencetaknya sementara kami tidak,” ratap Conceicao lewat laman UEFA, Kamis (8/4).

“Kami tampil sangat baik, konsisten dalam bertahan dan mampu mengancam saat menyerang. Kami bisa menciptakan beberapa peluang, sayangnya tidak ada gol,” katanya lagi.

Absennya pahlawan kemenangan atas Juventus, Sergio Oliveira, tampak cukup mempengaruhi ketajaman lini depan Si Naga. Jesus Corona cs gagal menaklukkan kiper Edouard Mendy yang kembali gemilang di bawah mistar London Blues.

“Para pemain tampil begitu fantastis, mereka punya banyak senjata. Kami bermain lebih superior, sayangnya tidak ada kemenangan moral,” ucap Conceicao.

“Sulit menerima hasil ini sebetulnya. Kami sudah memperlihatkan punya kualitas dan akan berusaha membalikkan keadaan di leg kedua,” timpal Marko Grujic, gelandang pinjaman Porto dari Liverpool.

“Porto sudah membuktikan bahwa di Liga Champions segalanya mungkin. Dengan semangat penuh dan persiapan matang, tidak ada yang mustahil,” tegas Grujic.

Setelah keluar dari tekanan Si Naga, Blues membuka keunggulan melalui aksi gelandang Mason Mount (foto) menit 32. Mount melewati hadangan Chancel Mbemba untuk menyambut umpan Jorginho dengan tembakan sentuhan pertama yang tak mampu diantisipasi kiper Agustin Marchesin.

“Saya sangat senang dia (Mount) mencetak gol. Itu gol tandang yang sangat penting dan membuat tenang semua orang,” tutur Thomas Tuchel, manajer Chelsea asal Jerman.

Menit 71 Moussa Marega jatuh di dalam kotak penalti Chelsea didorong bek Cesar Azpilicueta. Tetapi wasit Slavko Vincic menyatakan insiden itu tidak cukup untuk menjadi hadiah penalti.

Chelsea lantas menggandakan keunggulan menit 85 memanfaatkan kesalahan Corona yang kehilangan penguasaan bola. Chilwell mencurinya sebelum melewati hadangan Marchesin serta mencetak gol ke gawang yang sudah tak bertuan untuk mengunci kemenangan tim tamu.

Jorginho dinobatkan sebagai Pemain Terbaik setelah tampil menonjol di lapangan tengah dan memberikan assist untuk gol Mount.

“Kami semua senang dengan hasil ini, tetapi tidak boleh jemawa untuk laga kedua. Kami tidak boleh berpikir sudah memiliki keunggulan apapun, sebab itu bisa berujung kesalahan,” pesan Jorginho.

Leg2 dijadwalkan berlangsung di stadion yang sama pekan depan karena aturan protokol Covid-19. “Kami harus tetap tenang dan fokus,” harap Jorginho. (m08/espn)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2