Waspada
Waspada » Bingung Bianconeri Kurang Konsisten
Olahraga

Bingung Bianconeri Kurang Konsisten

ROMA (Waspada): Alenatorre Maurizio Sarri bingung dengan penampilan kurang konsisten Juventus yang semakin sering menuai hasil minor sejak restart Serie A Liga Italia yang sempat terhenti akibat pandemi virus corona.

Teraktual pada giornata 33 di Stadion Mapei, Rabu (Kamis WIB), juara bertahan I Bianconeri ditahan secara dramatis oleh tuan rumah Sassuolo 3-3. Padahal Cristiano Ronaldo (foto kanan) dan kawan-kawan tampil dominan sempat unggul dua gol.

“Berkali-kali saya memiliki perasaan bahwa tim ini memiliki potensi luar biasa. Pada lain waktu, mereka malah membuat bingung,” sesal Sarri melalui Football Italia, Kamis (16/7).

“Sebab mereka membiarkan lawan terlalu mudah masuk kotak penalti. Kami perlu menemukan keseimbangan yang tepat dan hal itu tidak mudah,” tambah mantan pelatih Napoli dan Chelsea itu.

Super Juve sempat unggul cepat melalui gol Danilo saat laga baru berjalan lima menit. Striker Gonzalo Higuain menggandakannya menit 12.

Sassuolo mampu membalikkan keadaan lewat gol-gol Filip Djuricic (29′),

Domenico Berardi (51′) dan Francesco Caputo (54′). Bianconeri selamat dari kekalahan berkat gol winger Alex Sandro (64′).

“Seorang pelatih mengharapkan konsistensi dari timnya. Itu kekurangan kami baik secara fisik maupun mental. Kami tampil baik pada beberapa bagian di babak pertama, lantas terdapat momen pasif yang sulit dipahami,” ratap Sarri.

“Kami melawan tim-tim dengan penampilan luar biasa belakangan ini, Sassuolo sama saja. Mereka telah mendapatkan empat kemenangan berturut-turut dan mereka dapat menjadi seperti Atalanta pada masa mendatang,” tambahnya.

Tambahan satu poin tidak berpengaruh pada posisi Juve di pucuk klasemen yang kini memiliki 77 poin. Demikian pula Sassuolo yang tetap berada di posisi kedelapan dengan kemasan 47 poin.

Pelatih Roberto De Zerbi menyesalkan kegagalan Sassuolo mengamankan keunggulannya dalam laga tersebut. “Saya memuji anak-anak karena menampilkan performa hebat. Satu-satunya penyesalan adalah pada 15 menit pertama,” tegasnya.

“Kami merasa tekanan begitu intens, sehingga terlalu menaruh rasa hormat kepada Juventus. Saya juga sebal dengan cara kami kemasukan tiga gol,” tutur De Zerbi. (m08/fi)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2