Benzema Bahagia Merilis Mimpi - Waspada

Benzema Bahagia Merilis Mimpi

  • Bagikan
The Saxon

MILAN, Italia (Waspada): Striker Karim Benzema (foto 3 kiri), mengaku bahagia berhasil merilis mimpi juara bersama Prancis, setelah sempat enam tahun dikucilkan dari tim nasional.

Pada laga final UEFA Nations League 2021, Minggu (Senin WIB), Benzema pula yang memimpin kebangkitan Prancis untuk menaklukkan Spanyol 2-1 di venue netral Stadion San Siro, Milan, Italia.

“Saya benar-benar ingin memenangkan trofi bersama Prancis, kini mimpi itu sudah tercapai. Kami menunjukkan kekuatan karakter dan mental,” ucap Benzema lewat Football Espana, Senin (10/11).

“Tim ini sangat kuat dan tidak pernah menyerah, kami telah membuktikannya hari ini. Kami tidak panik, sabar sambil terus menunggu kesempatan yang tepat,” beber bomber klub Real Madrid tersebut.

Spanyol unggul lebih dahulu berkat gol Mikel Oyarzabal. Pangeran Biru bangkit menyamakan kedudukan dengan gol Benzema dan berbalik menjadi pemenang berkat gol Kylian Mbappe.

“Karim vital bagi kami dan dia membuktikannya dalam dua laga di sini. Dia memiliki kualitas yang jelas dan keinginan kuat untuk menang,” jelas pelatih Prancis Didier Deschamps.

Benzema kembali ke skuad Prancis di ajang Euro 2020, setelah sempat dicoret sejak 2015 akibat skandal video seks. Mantan pemain Lyon itu langsung membikin enam gol sejak berkostum Les Bleus lagi di semua ajang.

“Saya senang untuknya. Dia tidak akan memiliki empat atau lima kompetisi internasional lagi dalam kariernya. Dia sangat penting bagi kami dalam memenangkan UEFA Nations League ini,” puji Deschamps.

Prancis pun menjadi negara kedua yang menjuarai UEFA Nations League yang digelar sejak 2018 dan saat itu dimenangkan Portugal. Si Ayam Jantan mampu meredam permainan agresif El Matador pada babak pertama dan gantian menekan begitu babak kedua dimulai.

Menit 63 Prancis nyaris mencuri gol lewat serangan balik cepat. Benzema melepaskan umpan silang mendatar dari sisi kiri yang mampu disambar Theo Hernandez, tapi bola masih menghantam tiang gawang La Roja.

Semenit berselang, Spanyol memecahkan kebuntuan. Umpan panjang kapten Sergio Busquets dari tengah lapangan diterima Mikel Oyarzabal. Setelah menang duel dengan Dayot Upamecano, Oyarzabal melaju ke kotak penalti untuk menaklukkan kiper Hugo Lloris.

Keunggulan Spanyol hanya bertahan sampai menit 66. Benzema mencetak gol balasan nan indah lewat sepakan melengkung dari sisi kiri kotak penalti yang tidak bisa dijangkau kiper Unai Simon.

Menit 80 Mbappe yang lolos dari jebakan offside membobol gawang Simon dengan memanfaatkan umpan terobosan Hernandez untuk membawa Si Ayam Jantan berbalik memimpin.

“Itu jelas tampak seperti offside bagi saya. Tetapi saya tidak berbicara tentang apa pun yang tidak dapat saya kendalikan,” sindir entrenador Spanyol Luis Enrique.

“Itu meninggalkan rasa tidak enak. Sebab Anda melihat sepenuhnya wajah sedih para pemain dan penggemar,” tambah Enrique.

“Gol kedua tampak offside, karena kami menarik garis pertahanan dengan sangat baik,” timpal Busquets. (m08/fe/uefa)

  • Bagikan