Waspada
Waspada » Benalu Poin Bersejarah Porto
Headlines Olahraga

Benalu Poin Bersejarah Porto

UEFA

LISBON (Waspada): Kapten Kepler Pepe (foto kiri) sangat senang, FC Porto meraih kemenangan pertamanya atas Juventus dalam lima kali pertemuan di Liga Champions.

Namun poin bersejarah Porto pada laga leg1 babak 16 besar di Estadio do Dragao itu, Rabu (Kamis WIB), seperti dihinggapi benalu akibat gol balasan Federico Chiesa yang memaksa skor berakhir 2-1.

“Sungguh spesial rasanya. Saya punya rasa kasih sayang yang besar untuk Cristiano Ronaldo dan dia tahu itu,” ucap Pepe lewat Tuttomercato, Kamis (18/2).

“Tapi yang terpenting kami berhasil meraih kemenangan pertama atas Juventus di sepanjang sejarah klub,” klaim mantan bek Real Madrid dan Besiktas tersebut.

Pepe dan Ronaldo (foto kanan) maskot Timnas Portugal dan sebelumnya merupakan motor sukses Madrid. Ketika keduanya jajal kekuatan di Porto, bek sentral berusia 37 tahun itu mampu meredam produktivitas gol Ronaldo sebagai top skor sepanjang masa Liga Champions.

Porto membuka keunggulan melalui gol Mehdi Taremi saat laga baru berlangsung dua menit. Moussa Marega menggandakan keunggulan Si Naga menit 46. Super Juve baru mampu membalaskan satu gol menit 82 melalui Chiesa.

“Sungguh mengecewakan rasanya kami kebobolan gol itu. Selama 71 menit, kami mampu meredam dan menetralisir Juventus. Kami melakukan 2 sampai 3 kesalahan saat kebobolan,” papar pelatih Porto Sergio Conceicao.

“Masih ada laga untuk dimainkan dan kami harus terus berada di level ini. Tetap fokus pada setiap momen, karena sekecil apa pun kesalahan, maka risikonya kebobolan,” tambah Conceicao.

Chiesa menjebol gawang kiper Agustin Marchesin untuk menjadi modal berharga bagi Si Nyonya Tua yang gantian menjadi tuan rumah pada 10 Maret mendatang di Turin.

“Kami cukup menyayangkan kebobolan gol itu. Dalam pertandingan seperti ini, kami tahu bahwa kegagalan sekecil apa pun membuat kami akan dihukum,” timpal Sergio Oliveira, gelandang Porto yang berusia 28 tahun.

“Kami tahu bahwa Juventus suka memainkan umpan-umpan dari belakang dan kami memanfaatkan momen itu dengan baik. Kami mestinya bisa membuat skor 3-0, tapi inilah sepakbola,” tutur Oliveira.

Bianconeri yang sebelumnya menang tiga kali dan sekali seri dalam sejarah reuninya dengan Porto, memulai duel dengan sangat buruk. Upaya Rodrigo Bentancur untuk mengirim bola kepada kiper Wojciech Szczesny berbuah blunder. Bola dapat disambar Taremi untuk dimasukkannya ke gawang tim tamu.

“Kami memang terlalu lambat dalam mengoper bola dan kurang cakap dalam membaca dinamika laga. Tapi saya akan terus meminta pemain melakukannya, karena menurut saya itu memberi keuntungan,” papar alenatorre Juve Andrea Pirlo.

“Malam ini memang tidak menguntungkan, karena terjadi kesalahan. Tapi menurut saya, membangun serangan dari belakang memberi keuntungan jika dilakukan dengan baik,” ujarnya lagi.

Jelang laga berakhir, bek Zaidu Sanusi terlihat menyentuh Ronaldo di kotak terlarang Porto. Namun wasit Carlos del Cerro Grande mengacuhkan klaim pelanggaran Ronaldo cs.

“Buat saya, itu jelas penalti. Wasit memberi penjelasan, pertandingan sudah berakhir dan tidak perlu ada peninjauan ulang,” jelas Pirlo.

“Sungguh aneh. Bahkan setelah pertandingan Anda harus punya keberanian untuk melihatnya lagi,” pungkas pria Italia berusia 41 tahun tersebut. (m08/ttm/fi)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2