Waspada
Waspada » Bekal Arsenal Bujuk Auba Bertahan
Olahraga

Bekal Arsenal Bujuk Auba Bertahan

  Evening Standard

LONDON (Waspada): Manajer Mikel Arteta menjadikan sukses Arsenal menjuarai Piala FA 2019/2020 sebagai bekal untuk membujuk striker Pierre-Emerick Aubameyang (foto tengah) agar bertahan di klub London itu.

Bomber Gabon yang akrab disapa Auba itu, Sabtu (Minggu WIB), kebetulan menjadi bintang kemenangan Arsenal menekuk Chelsea dengan skor 2-1 pada laga final di Stadion Wembley.

“Saya harap ada (kabar baik). Kami di klub menghormati dan mengagumi dia (Auba), rekan-rekannya selalu siap mendukungnya,” beber Arteta, seperti dilansir Reuters, Minggu (2/8).

“Semua berdasar obrolan kami, bagaimana dia melihat masa depannya, apa yang saya harapkan darinya dan rencana saya membangun tim dengan dia sebagai porosnya. Juga pembicaraan saya dengan orang-orang berpengaruh di sekitar dia,” tambahnya.

The Gunners meraih trofinya yang ke-14 sepanjang sejarah Piala FA, disokong dwigol Auba menit 28 (penalti) dan 67. Chelsea lebih dulu memimpin lewat gol cepat gelandang Christian Pulisic, saat laga baru berjalan lima menit.

“Laga penting membutuhkan momen besar dari pemain hebat. Dia (Auba) melakukannya di semifinal, lantas mengulanginya di final,” puji Arteta.

“Banyak orang mempertanyakan kemampuannya tampil di laga penting. Lihatlah, dia berperan besar memenangi trofi ini. Dia melakukannya dan kami sangat bangga memilikinya di skuat ini,” papar pelatih asal Spanyol berumur 38 tahun tersebut.

Arsenal pun kian mantap melabeli diri sebagai raja Piala FA, setidaknya hingga dua musim ke depan. Sebab Manchester United sebagai pesaing terdekatnya, masih mengoleksi 12 trofi juara.

Sedangkan Arteta menjadi orang ke-18 yang berhasil menjuarai Piala FA sebagai pemain sekaligus pelatih. Dia juga jadi orang kedua yang menorehkannya bersama Arsenal, setelah George Graham kampiun sebagai pemain pada 1970/1971 dan pelatih pada 1992/1993.

“Ini hasil yang seharusnya kami dapatkan. Dia (Arteta) melakukan pekerjaan dengan baik dan kami sangat senang memilikinya di tim,” kata Auba.

“Kami menikmati hari ini, kami sangat bahagia. Semua pemain memberikan penampilan terbaik, Anda bisa melihatnya sepanjang laga,” klaim mantan bomber Borussia Dortmund tersebut.

Sempat tertinggal akibat gol Pulisic, Gunners bangkit menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Auba. Setelah bermain 1-1 pada babak pertama, Auba mencetak gol keduanya menit 67 untuk membawa Meriam London menjadi pemenang sekaligus meraih tiket ke fase grup Liga Europa musim depan.

“Para pemain tetap menunjukkan sikap mereka ketika tertinggal di awal. Kemudian kami bangkit untuk membalas hingga akhirnya membalikkan kedudukan dan menutup ini dengan hasil yang sempurna,” ucap Auba.

“Seperti Anda lihat, Emi (Emiliano Martinez) menangis usai laga. Itu menunjukkan perasaan kami. Memenangkan laga dan trofi ini membuat kami semua merasa sangat bahagia,” papar striker berumur 31 tahun tersebut.

Menurut kilper Emiliano Martinez, sukses Gunners sebagai penebusan atas dukungan deras yang diberikan para fans sepanjang musim ini. Sebab Arsenal tak tampil optimal di beberapa kompetisi lain, sehingga hanya finis urutan kedelapan di Liga Premier.

“Saya pikir kami membuat fan Arsenal bangga hari ini. Tentu saja mereka pantas mendapat yang lebih dari kami, khususnya di Liga Premier dan Eropa,” jelas penjaga gawang asal Argentina berusia 27 tahun itu.

“Kami mengalami musim yang buruk di Liga Premier, tetapi kami ingin memenangkan trofi agar para suporter bahagia. Sungguh penampilan yang luar biasa,” pungkas Martinez. (m08/rtr/espn)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2