Waspada
Waspada » Bayern Paham PSG Bagus
Headlines Olahraga

Bayern Paham PSG Bagus

BINTANG kemenangan Bayern Munich, Serge Gnabry (22), merayakan golnya ke gawang Lyon dengan Thomas Muller, Robert Lewandowski dan Joshua Kimmich di Jose Alvalade Stadium, Lisbon, Portugal. Getty Images

LISBON (Waspada): Bayern Munich melenggang ke final Liga Champions 2019/2020, Rabu (Kamis WIB), setelah menggunduli Olympique Lyon 3-0 pada laga semifinal di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal.

Dwigol Serge Gnabry yang dilengkapi gol sundulan bersih striker Robert Lewandowski, membuat Die Roten menciptakan final ideal kontra Paris Saint-Germain, Senin (24/8) dinihari WIB mendatang.

Pelatih Hans-Dieter (Hansi) Flick dan para punggawa Bayern paham, PSG merupakan tim bagus terutama di garis serangnya. Les Parisiens melaju ke partai puncak dengan menggasak RB Leipzig 3-0 berkat gol-gol Marquinhos (menit 13), Angel Di Maria (42’) dan Juan Bernat (56’).

“Paris tim bagus, mereka berjuang menuju semifinal kemudian mencapai final. Kami akan menganalisis beberapa hal, karena kami tahu mereka memiliki pemain cepat,” ucap Flick.

“Kami akan berusaha menata pertahanan kami. Tetapi kami tahu kekuatan terbesar kami adalah menempatkan lawan di bawah tekanan,” beber suksesor Niko Kovac itu di laman UEFA, Kamis (20/8).

Final ke-13

Final nanti akan menjadi penampilan ke-13 Die Bavarians pada partai puncak Piala/Liga Champions. Bayern pun menjadi klub urutan kedua terbanyak yang mentas di final setelah pemegang rekor 13 kali juara Real Madrid.

“Paris tim yang bagus. Saat ini kami sedang merayakan sedikit (sukses), tetapi setelah itu kami fokus untuk laga berikutnya,” jelas Alphonso Davies, bek kiri Bayern asal Kanada.

Davies memprediksi akan ada banyak gol, karena kedua finalis sangat kental dengan permainan menyerang. FC Hollywood super produktif dengan calon top skor Lewandowski (15 gol), Gnabry (9 gol), Thomas Muller, Philippe Coutinho, Ivan Perisic dan Kingsley Coman.

PSG asuhan pelatih asal Jerman Thomas Tuchel tak kalah agresif dengan keberadaan Neymar Junior, Kylian Mbappe, Di Maria, Mauro Icardi, Pablo Sabaria dan Julian Drexler.

“Itu akan menjadi pertandingan yang bagus dan mungkin ada banyak gol. Itulah yang Anda impikan sebagai pesepakbola, yakni bermain melawan klub terbaik di Eropa,” tegas Davies.

Menurut Gnabry, Die Roten ingin kampiun lagi untuk melengkapi trofi juara Bundesliga dan Piala Jerman. Dia menganggap kedua golnya ke gawang Lyon menit 18 dan 33 sangat tepat untuk melepaskan timnya dari tekanan lawan. Gol Lewandowski menit 88 lantas memastikan tiket Die Bavarians.

“Pada menit-menit awal kami sedikit kesulitan. Gol saya hadir di waktu yang tepat untuk menyuntikkan kepercayaan diri,” tuturnya.

Bayern memang tak memulai laga dengan baik dan membutuhkan kepiawaian kiper Manuel Neuer untuk menghalau peluang Memphis Depay. Lyon hampir membuka keunggulan jika saja tembakan Karl Toko Ekambi tak membentur tiang gawang.

“Kami sedikit beruntung di awal, Manu melakukan penyelamatan bagus. Untungnya kami bisa unggul dua gol sebelum istirahat dan Lewandowski menuntaskan pekerjaan. Kini kami ingin menjuarai kompetisi ini,” tekad Gnabry.

“Kami sedikit beruntung tidak ketinggalan lebih awal, namun kemudian kami menunjukkan kualitas kami,” beber Neuer, kiper utama sekaligus kapten Bayern.

“Kami senang berada di final melawan Paris. Kami berjuang sangat keras untuk mencapai final lainnya dan tentu saja kami ingin menang,” ujarnya lagi. (m08/uefa/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2