Baung Si Lasak Mesin Gilas Traktor Kuning - Waspada

Baung Si Lasak Mesin Gilas Traktor Kuning

  • Bagikan

HAMZAH Deva dengan sapaan “Baung”. Waspada/Hotma Darwis Pasaribu

PSDS Deliserdang miliki satu pemain dengan gaya yang unik dan menjadi perhatian para pecinta bola.

Jika coach Syahrial Efendi menurunkan pemain yang satu ini maka akan menambah asyiknya menyaksikan permainan di lapangan hijau.

Hamzah Deva punggawa PSDS akrab menyapanya “Baung”  di usianya 19 tahun bisa  dibilang pemain termuda di timnya.

Bergabung dengan Traktor Kuning Deliserdang dengan kontruksi pemain yang punya jam terbang merumput cukup lumayan, membuat  Baung nyaman dan percaya diri menikmati operan bola sesuai keinginannya.

Baung tetap menjalankan intruksi coach Syahrial yang acap mengingatkan, bisa melakukan aksi hiburan kalau posisi skor PSDS sudah nyaman. Peringatan ini pun jadi pegangan si anak Desa Kelambir Pantai Labu.

Di saat posisi skor PSDS sudah nyaman, Baung pun mulai menunjukkan aksi yang sangat menghibur penonton dengan trik  akrobatik membagi bola sampai-sampai liukan kakinya mengemudikan bola melampaui  2 atau 3 pemain lawan yang mengapit untuk menghadangnya.

Seperti bahasa orang pesisir di kampungnya,  aksi Baung “bak  ulat pinang” liar di rumput hijau, sebentar di sayap kiri  sekejab menyusup di poros  kanan.

Posisinya sebagai wing bek kiri selalu melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan,  membuat Baung selalu mendapat kesempatan menciptakan gol. Pada musim Liga 3 tahun ini dirinya telah menyumbang 4  dari 20 koleksi gol  yang dicetak Traktor Kuning Deliserdang.

Coach SE memberi kepercayaan kepada Baung sebagai eksekutor bola mati dan titik penalti.  Darah Melayu yang satu ini terbilang licik mengambil bola mati yang diberikan kepada rekannya yang dikompromikannya untuk mengambil posisi menyambut aliran bola.

Alasan SE memberi kepercayaan berdampak  pada suplai bola melalui crossing kaki Baung  sangat terukur oleh kawan-kawan yang sudah berdiri di jantung pertahanan lawan.

Gaya mainnya ini pun membuat musuh selalu memantau gerak-gerik Baung saat melakukan tekanan bersama barisan depan Traktor Kuning,  Purnomo dkk.

“Pujian itu racun Bah (abang-red),” ujar puak Melayu ini kepada penulis, Kamis  (25/11) pagi saat dirinya melakukan penyegaran menjelang briefing persiapan pertandingan partai penutup putaran kedua Liga 3 PSDS menghadapi PS Kwarta yang pada laga pertama PSDS menang 9-1.

“Awak ni Bah tak ade ape-apenye tanpa kawan-kawan di PSDS ni,” ungkap Baung yang mengaku salut  dengan para pemain senior yang selalu berbagi pengalaman kepada dirinya.

“Abang-abang awak seperti Bang Katul, Bagol, Karbol, Irsan semuanyalah selalu nasehati kami untuk tidak tinggi hati dan harus saling menghargai,” kata Baung.

Menurutnya, rasa kekeluargaan yang cukup berharga didapatinya  dari para pemain PSDS. Apalagi dari pihak manajemen selalu berkomunikasi dengan tim yang punya satu tujuan agar Traktor Kuning bisa terdongkrak ke Liga 2.

Ternyata kelebihan Baungmengecoh musuh saat di apangan termotivasi  dari dua pemain bintang dunia asal Argentina yang sangat idolakannya.

”Maradona dan Messi idolaku Bah,” aku Baung, pemain nomor 10 di PSDS sama seperti nomor punggung para idolanya itu dan untuk pemain Indonesia dia mengidolakan Cristian Gonzales.

Saat menyaksikan pertandingan PSDS melawan Muspika FC, kebetulan saja penulis duduk di tepi lapangan dan salah seorang ofisial Muspika berkata kepada penulis, “pemain nomor 10 ini lasak  kali ya, agak sulit juga merampas bola dari kakinya,” katanya sembari menunjuk Baung, penulis pun membeberkan identitas Baung kepada ofisial Muspika.

Pegang teguh kepercayaan saat diberi tanggungjawab, Baung pun siap salah diberi peringatan oleh coach Syahrial.

“Hari ini kami hadapi PS Kwarta, doakan PSDS bisa memberikan hasil sesuai harapan,” kata Hamzah “Baung” Deva. *Hotma Darwis Pasaribu.

  • Bagikan