Waspada
Waspada » Barca Potong Gaji Tanpa Pengecualian
Olahraga

Barca Potong Gaji Tanpa Pengecualian

  FCBN

MADRID (Waspada): Presiden sementara Carles Tusquets menegaskan, megabintang Lionel Messi (foto) tidak akan mendapatkan pengecualian dalam kebijakan pemotongan gaji yang akan dilakukan manajemen Barcelona.

Menurutnya, kebijakan demikian harus dilakukan karena El Barca mengalami kerugian finansial selama masa pandemi virus corona yang sedang berlangsung.

“Kami tidak ingin mengambil uang dari siapa pun, tetapi menyesuaikan gaji supaya kami dapat membayar mereka bila memungkinkan. Ini solusi yang menurut kami paling layak, mengingat keadaan sekarang,“ tegas Tusquets.

“Kami tidak bisa membuat pengecualian. Kami dapat membuat struktur yang berbeda untuk kasus serupa, tapi kami tidak dapat membuat kesepakatan khusus untuk individu,” katanya lagi, seperti dikutip dari Goal, Selasa (3/11)

Los Cules kini dipimpin dewan sementara menyusul pengunduran diri Josep Maria Bartomeu dari posisinya sebagai presiden klub. Tusquets berharap pemilihan presiden baru dapat diadakan pada minggu keempat Desember mendatang.

Negosiasi masih terus berlanjut dengan para pemain El Catalan untuk memangkas gaji mereka yang saat ini tertinggi di antara klub-klub Eropa.

Hanya saja kebijakan ini dikhawatirkan dapat mengganggu persiapan Sergio Busquets cs untuk menjamu Dinamo Kiev pada matchday 3 Grup G Liga Champions di Camp Nou, Kamis (5/11) dinihari mulai pkl 0300 WIB.

Apalagi Messi dikabarkan satu dari mayoritas pemain yang enggan dipotong gajinya. Sejauh ini hanya ada empat pemain yang setuju pemotongan dimaksud, yakni Frenkie de Jong, Clement Lenglet, Sergio Roberto dan Gerard Pique.

“Kami bermaksud untuk menyelesaikan masalah ini dengan seluruh staf dan semua karyawan. Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk memastikan semua orang puas, tergantung pada uang yang tersedia,” klaim Tusquets.

“Saya tidak akan membahas secara spesifik tentang Messi, karena kami harus menyelesaikan negosiasi terlebih dahulu. Yang bisa saya katakan adalah ada kemauan dari Messi dan perwakilannya,” tambah Tusquets.

Kontrak kapten Messi akan berakhir pada musim panas 2021. Superstar asal Argentina berumur 33 itu kabarnya sudah menjalin pra-kontrak dengan Manchester City.

“Menurut saya, Messi harus bertahan di Barcelona dan tidak dengan sejarah. Itu tidak baik untuk siapa pun, tapi pada akhirnya Messi yang memutuskan,” papar Pere Riera, Calon Presiden Barca.

“Saya sangat meragukan bahwa Messi ingin meninggalkan Barcelona. Namun saya juga tidak akan berusaha keras untuk menahan Messi,” pungkas Riera. (m08/goal)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2