Barca Mestinya Menang Besar - Waspada

Barca Mestinya Menang Besar

  • Bagikan
FCBN

MADRID (Waspada): Entrenador Ronald Koeman mengklaim, Barcelona mestinya menang lebih besar dibanding skor 1-0 atas tamunya Dynamo Kiev 1-0 pada matchday 3 Grup E Liga Champions.

“Saya pikir Anda harus melihat bahwa setelah jeda babak pertama kami menciptakan tiga peluang bersih. Tim mestinya bisa lebih baik di depan gawang,” klaim Koeman lewat Football Espana, Kamis (21/10).

“Untungnya kami sempurna dalam bertahan dan kami telah menjadi tim yang lebih baik. Tetapi kami harus menyingkirkan lawan dengan tiga atau empat gol,” papar pelatih asal Belanda tersebut.

Namun nyatanya dalam laga di Camp Nou Stadium itu, Rabu (Kamis WIB), satu-satunya gol El Barca dicetak bek senior Gerard Pique (foto) di babak pertama.

“Hari ini kami tidak dalam kondisi terbaik. Kami akan menang dengan selisih tiga gol jika kami ingin melaju,” tambah Koeman.

Bermain di depan pendukungnya sendiri, Barca langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Bek Jordi Alba mengirim umpan silang yang disundul Sergino Dest di kotak penalti menit kedua, namun bola masih melambung dari gawang Kiev.

El Catalan yang mendominasi penguasaan bola kembali menciptakan peluang pada menit 18. Striker Luuk de Jong menyundul bola di depan gawang Kiev setelah menerima umpan tendangan bebas Memphis Depay, tetapi arah bola masih meleset di sisi kiri gawang.

Los Cules baru bisa memecah kebuntuan menit 36. Umpan silang Alba dari sisi kiri menuju kotak penalti disambut Pique dengan tendangan voli yang mengoyak gawang tim tamu.

Itu justru merupakan gol pertama Barcelona di Liga Champions musim ini. Koeman di awal babak kedua memasukkan Philippe Coutinho dan Ansu Fati untuk menambah daya kreativitas Barca di lini serang.

Fati yang kontraknya baru diperpanjang, mempunyai peluang emas untuk menambah keunggulan menit 53. Menerima bola di kotak penalti, sayangnya posisi bomber berumur 18 tahun itu membelakangi gawang lawan dan dia pun kesulitan melepaskan tendangan voli spekulatif.

Menit 71 giliran Coutinho sempat mendapat kesempatan lewat sepakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti. Sayang percobaan gelandang asal Brazil itu belum mengarah target.

“Kami perlu menyingkirkan lawan dengan mempertahankan intensitas yang sama sepanjang pertandingan. Itu dicapai melalui kerja lebih baik,” kata Jordi Alba.

“Ini membantu tim untuk terus berkembang dan kami akan menghadapi laga yang sulit melawan Real Madrid. Kami berharap dapat membawa kegembiraan bagi para penggemar,” tekadnya. (m08/fe)

  • Bagikan