Barca Merasa Beruntung Menang

  • Bagikan
Twitter


MADRID (Waspada): Entrenador Xavi Hernandez mengaku, Barcelona merasa beruntung bisa menang 3-1 atas tuan rumah Villarreal pada laga jornada 15 La Liga.

Berkat kemenangan tandang di El Madrigal Stadium itu, Sabtu (Minggu WIB), El Barca berarti menunjukkan perbaikan dengan mengamankan enam poin dari dua pertandingan liganya di bawah Xavi yang menggantikan Ronald Koeman.

“Kami tidak mendominasi permainan seperti yang kami harapkan. Tetapi kami memang bermain melawan tim yang hebat,” jelas Xavi melalui Marca, Minggu (28/11).

“Kami beruntung di beberapa bagian dan Villarreal tidak pantas kalah. Kami beruntung dengan gol Memphis, jadi ini tiga poin emas bagi kami,” tegas gelandang legendaris Los Cules dan Timnas Spanyol tersebut.

Setelah gol kontreversial gelandang Frenkie de Jong, penampilan El Catalan kurang meyakinkan hingga kemasukan gol penyeimbang dari Samuel Chukwueze.

Gol telat Memphis Depay (foto kanan) dan penalti pemain pengganti Philippe Coutinho (foto kiri) akhirnya memastikan kemenangan El Blaugrana.

Kemenangan ini membuat skuad Xavi duduk di peringkat ketujuh dengan perolehan 23 poin. Villarreal peringkat 12 dengan 16 poin dari 14 pertandingan.

Kedua tim gagal mencetak gol, kendati terus saling menyerang hingga turun minum. Selepas jeda, Barca langsung memberikan kejutan lewat gol De Jong menit 48.

Gelandang asal Belanda itu menceploskan bola muntah yang mengarah kepadanya di depan gawang Villarreal, menyusul kegagalan Geronimo Rulli menangkap bola.

The Yellow Submarines mendapatkan gol balasan menit 76. Chukwueze bisa melepaskan diri bek Gerard Pique dan Ronald Araujo untuk menyambut umpan lambung Arnaut Danjuma.

Tim tamu mencetak gol kedua menit 88 lewat aksi individu Depay yang sukses melewati bek veteran Raul Albiol dan kiper Rulli, sebelum menyarangkan bola ke gawang tim tuan rumah.

Jelang pertandingan berakhir, Los Cules mendapat hadiah penalti ketika Coutinho dijatuhkan Juan Foyth di kotak terlarang Si Kapal Selam Kuning. Coutinhoyang maju sebagai eksekutor penalti, sukses menjalankan tugasnya untuk memantapkan kemenangan El Catalan.

Unai Emery yang mengotaki Villarreal, meminta penjelasan kepada orang-orang yang bertugas melihat VAR mengapa tak ada review untuk melihat handball Pique di kotak penalti Barca.

“Semua yang ada di VAR adalah orang yang harus bertanggung jawab. Saya percaya pada VAR, tapi saya tak mengerti siapa yang ada di sana,” sesal mantan manajer Arsenal dan Paris Saint-Germain itu.

“Seseorang harus menjelaskan ke Villarreal mengapa penalti itu tak diberitahukan. Mungkin Barca tak suka dengan keputusan ini, karena merasa mempunyai kekuatan dibandingkan siapapun,” sindir Emery. (m08/mrc/as)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *