Bangga Liverpool Salip Leicester, Blues

  • Bagikan
The Independent

LONDON (Waspada): Dwigol yang dibukukan Sadio Mane (foto), melempangkan langkah Liverpool menembus Liga Champions dengan menekuk Crystal Palace 2-0 pada laga pemungkas Liga Premier 2020/2021.

Berkat kemenangan pada Minggu malam di Stadion Anfield tersebut, The Reds

finis di urutan ketiga klasemen akhir dengan raihan 69 poin. Manajer Jurgen Klopp bangga timnya mampu menyalip Chelsea (67) dan Leicester City (66) yang sama-sama kalah di laga lainnya.

“Saya sangat bangga dengan apa yang pemain lakukan dalam 10 laga terakhir dan reaksi tim saat terpuruk. Delapan kemenangan dengan dua imbang, itu mengesankan,” ucap Klopp lewat Sky Sports, Senin (24/5).

“Energi membuat semua perbedaan dan kami mendapat banyak energi dari luar (suporter). Ini bukan tahun kami untuk kejuaraan, namun saya sangat senang dengan posisi ketiga,” tambah pelatih asal Jerman itu.

Kembalinya 10 ribu suporter Merah ke Anfield langsung disambut dengan dua penyelamatan gemilang oleh kiper Alisson Becker untuk menggagalkan tembakan Wilfried Zaha dan eksekusi tendangan bebas Andros Townsend.

Tim tuan rumah membuka keunggulan menit 36 melalui situasi sepak pojok yang berakhir dengan gol Mane. Menit 74 bintang Senegal itu mencetak gol keduanya memanfaatkan kelengahan pemain Palace yang terpancing akselerasi Mohamed Salah.

The Reds pun menyalip Chelsea yang saat bersamaan dipecundangi Aston Villa 1-2 dan Leicester yang takluk 2-4 dari tamunya Tottenham Hotspur.

“Kami memiliki cukup banyak peluang. Performa tim sudah lebih dari cukup untuk merebut kemenangan, tetapi kami tidak mencetak gol,” tegas Thomas Tuchel, pelatih The Blues asal Jerman.

Winger Bertrand Traore memberikan mimpi buruk untuk Chelsea dengan golnya menit 43. The Villans menggandakan keunggulannya dengan gol penalti Anwar El Ghazi (52’). Blues hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Ben Chilwell menit 70.

“Kami juga kebobolan dua gol mudah dan akhirnya kalah. Kami gagal menyerang target dan sentuhan akhir kurang presisi,” sesal Tuchel.

Di King Power Stadium, Tottenham Hotspur secara tidak langsung membantu Si Biru untuk finis keempat. Spurs bangkit dari dua kali ketinggalan untuk menaklukkan tuan rumah Leicester 4-2.

Striker Jamie Vardy membawa Leicester memimpin lewat eksekusi penalti  menit 18. Empat menit jelang turun minum, Harry Kane membuat kedudukan imbang 1-1.

Tujuh menit memasuki babak kedua, The Foxes merestorasi keunggulan lewat eksekusi penalti lainnya yang dilesakkan Vardy, setelah dia ditarik jatuh oleh Davinson Sanchez di area terlarang The Lilywhites.

Namun keunggulan Leicester raib lagi setelah kiper Kasper Schmeichel melakukan blunder. Berusaha meninju bola sepak pojok Son Heung-min, Schmeichel malah mencetak gol bunuh diri menit 76.

Spurs lantas menuntaskan kebangkitannya dengan dua gol yang dicetak pemain pengganti Gareth Bale menit 87 dan 90+6. “Kami sangat kecewa dan sulit menerima hasil ini,” ratap Vardy. (m08/sky/rtr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *