BAC Puji Fasilitas GOR PBSI Sumut - Waspada

BAC Puji Fasilitas GOR PBSI Sumut

  • Bagikan

           

MEDAN (Waspada): Perwakilan Badminton Asia Confederation (BAC) M Andy Ardiansyah (foto kanan) memuji fasilitas GOR Pengprov PBSI Sumut diketuai Drs Suripno Ngadimin (foto kiri) yang berlokasi di Jln Willem Iskandar Medan.

Pujian itu disampaikannya pada pembukaan kegiatan pelatihan untuk pelatih bulutangkis Sumatera Utara yang berlangsung 20-23 Oktober 2021 di Aula Sudirman GOR PBSI Sumut, Rabu (20/10).

“Saya pribadi sudah banyak keliling negara-negara Asia, saya rasa ini sudah hampir masuk taraf internasional. Fasilitas cukup lengkap, ada court, ada ruang meeting, ada asrama, ada ruang fitnes dan lainnya,” ucap Andy.

Pria yang menjabat sebagai Development Executive BAC itu menilai fasilitas GOR yang selama tiga tahun terakhir terus dilengkapi PBSI Sumut itu sudah layak menggelar iven bertaraf internasional, salah satunya BWF Super Series 100.

“Komplek ini sudah sangat memadai untuk menggelar iven internasional. Saya dari BAC mengacungi jempol untuk ini, karena sudah sangat bagus. Dengan fasilitas yang ada di sini, saya sangat optimis Pengprov PBSI Sumut bisa menggelar turnamen internasional,” pujinya.

“Apalagi lokasinya cukup strategis, dekat dengan bandara dan banyak hotel. Tinggal memperbaiki beberapa titik saja,” katanya menambahkan.

Dalam pelatihan yang dibuka Suripno Ngadimin dengan dihadiri beberapa pengurus PBSI Sumut dan Ketua Pengcab PBSI se-Sumut, Andy menjadi pemateri atau tutor bersama perwakilan PP PBSI Dewi Tira. Pelatihan Pelatih BWF Level 1 yang baru kali pertama di Indonesia itu diikuti 16 peserta dari berbagai daerah di Sumut.

“Ini salah satu program pendidikan dan pelatihan BWF yang dilaksanakan di 5 konfederasi yang ada di seluruh dunia. BAC salah satu konfederasi yang menjalankan pelatihan pelatih BWF Level 1 di seluruh negara di Asia,” jelas Andy.

“Saya harap para peserta mendapatkan ilmu dari pelatihan ini, sehingga bisa meningkatkan kualitas atlet yang ada di daerah masing-masing. Juga dapat dibagikan ke pelatih lainnya yang ada di daerah,” tambahnya.

Sedangkan Suripno Ngadimin dalam sambutannya menyebutkan, pelatihan bertaraf internasional ini kalin pertama bergulir di Sumut dengan sinergitas antara BAC, PP PBSI dan Pengprov PBSI Sumut.

“Hari ini tonggak sejarah bulutangkis di Sumatera Utara sejak berdiri hampir 40 tahun, pertama kalinya Pelatihan BWF Level 1 digelar di sini,” sebut Suripno.

“Ini pula pertama kalinya di Indonesia, Pelatihan BWF Level 1 dihadiri langsung tutor dari BAC. Tentu ini penghormatan tertinggi dari BAC untuk kita,” lanjut mantan Ketua PBSI Asahan itu.

Dia mengharapkan PBSI Sumut meninggalkan sistem lama pelatihan yang belum update dan upgrade, sehingga mantan pemain naik menjadi pelatih namun tidak memiliki sertifikat pelatih.

“Sumut sejauh ini hanya memiliki satu pelatih level 1 yakni almarhum Rahmad. Makanya hari ini saya harapkan peserta lulus semua,” tutur Suripno.

“Saya minta ke BAC, mereka yang lulus bisa menjadi tutor juga di kemudian hari. Sebab selama ini tutor level 1 yang ada di Indonesia berasal dari Jawa, belum ada yang dari luar Jawa,” pungkasnya. (m08)

  • Bagikan