Waspada
Waspada » Atlet NPC Sumut Latihan Di Rumah
Olahraga

Atlet NPC Sumut Latihan Di Rumah

MEDAN (Waspada): Mengantisipasi terjangkit Corona Virus Disease (Covid-19), Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara membubarkan pemusatan latihan daerah (Pelatda) atlet terhitung sejak Rabu (25/3).

Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19 di Sumut yang kini masuk dalam status siaga darurat. Otomatis, Pelatda yang dilakukan sebagai persiapan menuju Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 untuk sementara ditiadakan.

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting (foto) mengatakan berdasar himbauan Kemenpora, seluruh kegiatan olahraga di lokasi keramaian dihentikan hingga waktu yang tidak ditentukan. Pemerintah mengimbau proses event ditiadakan dan latihan rutin atlet dilakukan di rumah.

“Seluruh cabor yang menjalani latihan, kita ikuti peraturan pemerintah pusat sampai daerah untuk latihan di rumah. Virus corona bisa sangat mengganggu kami karena menyangkut masalah nyawa. Kita (atlet) jangan sepele, meski hidup atlet itu sehat,” ucap Alan, Kamis (26/3).

Selain atlet Pelatda persiapan Peparnas, anjuran yang sama juga diberikan kepada 26 atlet NPC Sumut yang baru saja kembali dari Solo mengikuti Pelatnas.

Para atlet harus kembali ke daerah masing–masing, setelah pemerintah melalui Kemenpora mengintruksikan kepada NPC Indonesia untuk mengembalikan mereka ke daerah, mengingat mundurnya jadual Asean Para Games 2020 di Filipina 3-9 hingga Oktober.

“Semua sudah turun, 26 atlet yang dijemput kemarin. Tapi aku duluan tiba di Medan. Perintah Kemenpora suruh diliburkan dulu dan dirumahkan semua atlet. Latihan di rumah masing–masing, khususnya di Sumut, Pelatda kita bubarin,” jelas Alan.

 

Cek Kesehatan

Tidak hanya merumahkan atlet, khusus bagi atlet yang tergabung di Pelatnas, Alan juga mengimbau mereka untuk mengecek kondisi kesehatan ke rumah sakit rujukan pemeriksaan Covid-19 yang ada di Sumut. Anjuran ini untuk mematuhi perintah pemerintah dalam rangka mendukung antisipasi serta memutus mata rantai Covid -19.

“Makanya atlet yang turun dari Solo kusuruh ke Rumah Sakit Sari Mutiara dulu untuk cek. Sekarang aku konsumsi madu, kurma, dan jaga kesehatan serta pola makan sehat. Waktu TC di Solo kami gak ke luar hotel, karena diawasi satpam. Apalagi Solo sudah zona merah Covid-19,” beber Alan.

Lanjut Alan, pencegahan Covid-19 juga diterapkan di Kantor NPC Sumut. Terutama bagi tamu dan pengurus yang datang, wajib mengikuti SOP keamanan kantor. Pihaknya juga menyediakan handsanitizer serta sabun cuci untuk mencegah wabah corona.

“Setiap orang yang datang, kami sediakan sabun cuci. Termasuk Sabtu ini di Kantor NPC juga akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan,” ucap Alan.

Atlet atletik NPC Sumut, Eko Saputra mengatakan walau Pelatnas sementara dihentikan, latihan tetap dia lakukan di daerah. Hal itu karena pada 2020 dirinya juga tengah persiapan menuju Peparnas bersama atlet Sumut lainnya.

Usai kembali dari Solo pada lima hari lalu, peraih medali perak Asian Para Games 2018 ini juga tetap menjalani latihan di Lapangan Samura Kabupaten Karo.

Latihan seperti joging dinilai wajib agar otot tubuh tetap stabil. Ini juga menghindarkan diri dari kegemukan yang bisa berpengaruh pada performanya.

“Joging di depan stadion dan depan rumah harus rutin. Bagaimanapun tetap jaga kondisi badan. Takutnya badan langsung melonjak. Minimal latihan joging 15 menit, kemudian pemanasan, dan latihan teknik,” ucap Eko. (cat)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2