Waspada
Waspada » Arteta Pesimis Arsenal 4 Besar
Olahraga

Arteta Pesimis Arsenal 4 Besar

The Telegraph

LONDON (Waspada): Manajer Mikel Arteta (foto) mulai pesimis bisa membawa Arsenal finis di posisi empat besar pada klasemen akhir Liga Utama Inggris 2020/2021.

Kekalahan 0-1 di markas Aston Villa pada matchday 23, membuat The Gunners yang baru mengoleksi nilai 31, tercecer belasan poin dari tim empat besar yang bertengger di zona Liga Champions.

“Sekarang kami punya waktu sepekan untuk bersiap menghadapi laga berikutnya kontra Leeds. Kami harus fokus pada itu dan perlu menjaga segala hal positif yang kami perlukan,” ucap Arteta melalui Metro, Minggu (7/2).

“Kami mesti menjaga evolusi tim dan tidak perlu melihat klasemen. Kami harus memperbaiki beberapa kesalahan yang membuat kami kehilangan pertandingan,” tekad pelatih asal Spanyol tersebut.

Granit Xhaka cs menjalani kampanye dan performa yang sangat inkonsisten sepanjang musim ini. Sempat melewati sejumlah laga tanpa kemenangan hingga berjarak begitu dekat dengan zona degradasi, The Gunners lantas bangkit diawali dengan sukses mengalahkan Chelsea 3-1.

Semenjak itu Arsenal berada dalam tren positif, namun kemudian terpuruk lagi kalah terus dalam dua laga terakhirnya. Sebelum menyerah di Villa, pekan lalu laskar Meriam London dipecundangi Wolverhampton Wanderers.

“Ini pukulan besar bagi kami. Sebab ketika Anda mempertimbangkan performa yang kami tunjukkan pada dua laga terakhir, kami tidak mendapatkan poin, kami justru menghadiahkan laga pada lawan,” dalih Arteta.

“Kami tidak bisa terus begitu, kami harus segera kembali. Kami sudah pernah melakukannya musim ini dan kami hanya perlu melakukannya lagi,” klaim mantan asisten manajer Pep Guardiola di Manchester City tersebut.

Menurut Arteta, terdapat kesamaan dari dua kekalahan dimaksud, yakni pemain-pemain Arsenal masih sering melakukan kesalahan. Pada laga melawan Wolves, Arsenal harus tempur dengan sembilan orang setelah David Luiz dan Bernd Leno dikartu merah.

Ketika melawan Villa, Cedric Soares memberikan operan yang tidak sempurna kepada Gabriel Magalhaes. Bola lantas direbut Bertrand Traore untuk kemudian dioper kepada Ollie Watkins yang menjadi gol ke gawang kiper Bernd Leno.

“Kami memberi mereka bola, saat Anda membuat kesalahan tentu mereka menghukum Anda. Anda tidak bisa memenangkan pertandingan sepakbola jika setiap minggu Anda melakukan sesuatu seperti itu,” tegas Arteta.

“Empat atau lima kali kami bermain dengan 10 orang. Itu merugikan kami  dan kesalahan besar lainnya terjadi kali ini,” pungkasnya. (m08/mtr)

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2