Waspada
Waspada » Apresiasi Juve Tolak Trofi Juara
Olahraga

Apresiasi Juve Tolak Trofi Juara

Gabriele Gravina
Sampnews

ROMA (Waspada): Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravina (foto), mengapresiasi sikap pemimpin klasemen Juventus yang menolak pemberian trofi Serie A Liga Italia 2019-2020, jika nantinya kompetisi dibatalkan.

“Hanya Dewan Federal yang dapat menentukan siapa peraih scudetto. Namun sikap yang ditunjukkan Juventus mesti kami hargai atau apresiasi,” puji Gravina melalui Football Italia, Rabu (15/4).

Sejak 10 Maret silam, Liga Italia terpaksa ditangguhkan hingga batas waktu yang tidak ditentukan akibat wabah virus corona yang bermula dari Kota Wuhan di China. Italia pun menjadi negara kedua terbesar yang terdampak virus corona setelah Amerika Serikat dengan korban meninggal lebih dari 20.000 orang.

Karenanya sempat muncul wacana Liga Italia 2019/2020 diibatalkan dan gelar juara diberikan kepada juara bertahan Super Juve asuhan alenatorre Maurizio Sarri.

Setelah melalui 26 pertandingan, Si Nyonya Tua memuncaki klasemen dengan raihan 63 angka, unggul satu poin dari Lazio di tempat kedua. Namun Presiden Juventus Andrea Agnelli tidak menerima wacana dimaksud dan hanya mau mendapatkan trofi dengan perebutan di atas lapangan hijau.

“Saya menghormati ilmu pengetahuan, tetapi saya tak akan menyerah. Ketika Italia hidup kembali, saya yakin sepakbola juga akan kembali,” klaim Gravina.

“Saya harus katakan sekali lagi, kompetisi harus diselesaikan. Ada saatnya nanti pemerintah, operator kompetisi, FIGC dan dokter akan memutuskan bersama-sama kapan kompetisi boleh kembali digulirkan,” tambahnya.

Klub-klub Italia kabarnya akan kembali berlatih pada 4 Mei, hanya sehari setelah Pemerintah Italia mencabut status lockdown. Nantinya sisa 12 giornata Serie A kemungkinan kembali digulirkan pada 31 Mei dan berakhir 12 Juli 2020.

Gravina pun membuka kemungkinan untuk tak menggelar pertandingan sisa di kawasan Italia Utara sebagai wilayah yang paling parah terpapar virus corona. Dari total 162.488 kasus positif Covid-19 di Italia, sekitar 62.000 kasus berasal dari Lombardy (Italia Utara).(m15/fi)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2