Waspada
Waspada » Aneh Southgate Sisihkan Arnold
Olahraga

Aneh Southgate Sisihkan Arnold

The Times

LONDON (Waspada): Legenda Steven Gerrard menilai aneh kebijakan manajer Gareth Southgate (foto kiri) menyisihkan bek kanan Trent Alexander-Arnold (foto kanan) dari skuad terbaru Timnas Inggris.

“Trent bek kanan terbaik di dunia. Kami punya sederet bek kanan fantastis, tapi dia yang terbaik dimiliki negara ini,” ucap Gerard, seperti dikutip dari The Athletic, Selasa (23/3).

“Saya tak akan membuat langkah pertama. Tapi dari segi pertanyaan yang dimuat, saya ada di sana untuk Trent dan pemain Liverpool lainnya, setiap saat sepanjang hari,” tegas gelandang legendaris Liverpool dan Inggris tersebut.

Setelah mengukir debutnya melawan Kosta Rika pada 2018 menyusul geliat hebatnya bersama Liverpool, Arnold langsung menjadi andalan Southgate. Dia pun sudah mengantungi 12 caps dan terus bermain konsistensi di sisi kanan pertahanan The Anfield Gank.

“Satu hal yang pasti, saya akan selalu ada di sana untuk Trent. Itu tak perlu dikatakan lagi, namun dia sudah dewasa dan tahu di mana dia sekarang,” beber Gerard.

“Gareth Southgate membuat keputusan di sana. Saya tidak sepenuhnya sepakat dengan keputusan itu, tapi saya bukan Manajer Inggris,” tambah mantan kapten The Reds dan Three Lions yang kini menukangi Glasgow Rangers itu.

Jelang bergulirnya laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa dalam 10 hari ke depan, Southgate sudah menjatuhkan pilihannya di posisi bek kanan kepada Kieran Trippier (Atletico Madrid), Kyle Walker (Manchester City) dan Reece James (Chelsea).

Ketiganya dianggap sedang dalam performa terbaik sejalan dengan prestasi klub masing-masing. Sebaliknya Arnold lagi dalam tren menurun, menyusul anjloknya performa dan prestasi Liverpool yang kini terpuruk di peringkat tujuh klasemen sementara Liga Premier.

“Satu hal yang saya pelajari saat menjadi pemain adalah Anda tidak bisa selalu mendapat nilai 10 dari 10. Ketika Anda tengah off, Anda perlu dukungan, rasa cinta dan perhatian dari manajer Anda melebihi siapa pun,” sindir Gerard.

“Jadi saya merasa aneh dengan keputusan (Southgate) itu. Namun itu adalah pandangan saya dan opini saya tidak penting di sini,” tegas pria kelahiran 30 Mei 1980 di Kota Whiston (Inggris) tersebut.

Untuk posisi bek kiri, Southgate juga membuat kejutan dengan memanggil kembali Luke Shaw dari Manchester United. Inggris dijadwalkan menghadapi San Marino, Albania dan Polandia.

Shaw menyebut kehormatan besar bisa mewakili negaranya lagi setelah mengalami periode pribadi tersulit dalam kariernya yang membuatnya absen lebih dari dua tahun dalam sepak bola internasional. Shaw absen dari timnas sejak September 2018, sehingga dia tidak sabar untuk segera beraksi kembali.

“Saya sangat senang, suatu kehormatan besar untuk dipilih negara Anda. Saya sudah lama tidak bermain, tetapi saya selalu berambisi untuk kembali,” tegas Shaw.

“Sekarang saya telah melakukannya dan saya sangat menantikan untuk berada di sana bersama para pemain,” beber bek yang menjalani debut bersama timnas pada 2014 ketika Inggris masih dilatih Roy Hodgson.

Shaw menjadi pemain termuda dalam skuad Inggris pada Piala Dunia 2014 Brazil. Namun dia hanya mencatat tujuh caps dan partisipasi terakhirnya saat meninggalkan lapangan karena cedera kepala ketika Inggris dikalahkan Spanyol pada laga eksibisi 2018.

Kini bek berusia 25 tahun itu sudah tampil pada 34 laga di semua kompetisi musim ini bersama Setan Merah MU dengan memasukkan satu gol dan enam assist. Shaw menunjukkan penampilan terbaiknya saat United melaju ke perempatfinal Liga Europa usai menyingkirkan AC Milan agregat 2-1.

Selain Shaw, gelandang Jesse Lingard (West Ham) dan bek sentral John Stones (Manchester City) menjadi dua nama lain yang kembali ke skuad Three Lions. Stones terakhir kali dipanggil timnas pada Oktober 2019 untuk laga kualifikasi Euro 2020.

Sedangkan Lingard terakhir kali dipanggil pada musim panas 2019 untuk rangkaian laga empat besar UEFA Nations League 2018/2019. Penampilan gemilangnya sejak berseragam West Ham dengan status pinjaman dari MU yang telah memikat Southgate.

St George Cross tergabung di Grup I PPD 2022 Zona Eropa dan akan mengawali perjuangannya dengan menjamu San Marino di Wembley, Jumat (26/3) dinihari WIB. Ben Chilwell cs selanjutnya dijadwalkan tandang ke Tirana menghadapi Albania, Minggu (28/3), lantas menjamu Polandia tiga hari berselang di Wembley. (m08/tat/rtr)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2