Ancelotti Siapkan Skenario Adu Penalti

  • Bagikan
PELATIH Real Madrid, Carlo Ancelotti (kanan) memantau latihan pemainnya Karim Benzema (tengah) dan Luka Modric jelang menghadapi Liverpool dalam laga final Liga Champions. Twitter

MADRID (Waspada): Real Madrid akan menghadapi Liverpool dalam laga final Liga Champions 2021-2022. Jika pertandingan akbar itu berakhir dengan adu penalti, Pelatih Madrid Carlo Ancelotti pun sudah menyiapkan strategi untuk mengalahkan Liverpool.

Laga final kedua tim akan berlangsung di Stade de France, Paris, Prancis, Minggu (29/5) dini hari mulai pukul 02.00 WIB. Jelang pertandingan akbar itu, berbagai persiapan sudah dilakukan Real Madrid.

Bahkan, Ancelotti juga telah menyiapkan skenario jika pertandingan harus berakhir dengan adu penalti. Dalam babak penuh keberuntungan itu, Madrid akan menurunkan eksekutor terbaik.

“Kami harus menyiapkan daftar pemain yang kami yakini adalah yang terbaik dan jika menyangkut adu penalti,” ungkap Ancelotti, Jumat (27/5).

“Saya akan bertanya kepada para pemain apakah mereka merasa nyaman untuk mengambilnya,” imbuh juru taktik berusia 62 tahun tersebut.

Namun, Ancelotti pun meyakini tidak akan mudah menentukan siapa yang akan jadi eksekutor. Pasalnya, peranan mereka sangat krusial di bawah tekanan yang luar biasa besar.

“Ini cukup sulit, saya telah berada di final saat saya merasa sulit untuk menemukan pemain yang ingin mengambilnya,” tutur Ancelotti.

Pertandingan akbar ini merupakan ulangan final Liga Champions 2017-2018 yang menelurkan Madrid sebagai juara. Madrid tentu ingin mengulang kenangan manis tersebut pada akhir pekan ini.

Di satu sisi, Pelatih Liverpool Jurgen Klopp sangat respek kepada Ancelotti. Bahkan, pelatih asal Jerman itu menjadikan Ancelotti sebagai salah satu panutannya.

“Saya yakin bahasa Inggris saya tidak cukup baik untuk menemukan kata-kata yang tepat untuk itu (memuji Ancelotti),” ungkap Klopp, Jumat (27/5).

“Apa (arti) Carlo bagi saya, dia jelas salah satu manajer paling sukses di dunia, tetapi dia adalah panutan dalam cara dia menangani semua kesuksesan,” imbuhnya.

“Rasa hormat untuknya dari sisi saya tidak bisa lebih besar. Dia luar biasa, dia adalah pengalaman murni dan sangat, sangat, sangat sukses,” sambung Klopp.

Meski menghormati Ancelotti, Klopp tetap yakin Liverpool bakal menang atas Madrid. Klopp ingin balas dendam atas kekalahan Liverpool dari Madrid di final Liga Champions 2017-2018.

“Dia memenangkan segalanya di mana-mana dan tidak akan pernah berhenti dan saya sangat menghormati itu, tetapi itu tidak berarti apa-apa untuk permainan khusus ini,” pungkasnya.

Sementara itu, mantan pemain Liverpool dan Real Madrid, Michael Owen, memprediksi hasil akhir final Liga Champions 2021-2022. Dari kacamatanya, Owen menilai Liverpool akan menang 3-1 atau 3-0 atas Madrid di partai puncak.

“Saya pikir Liverpool lebih baik dari Real Madrid dan mereka bisa mengalahkan mereka. 3-1 atau 3-0 adalah prediksi saya,” kata Owen.

“Saya pikir mereka bisa mengalahkan Madrid dengan cukup meyakinkan. Sebab, mereka adalah tim yang luar biasa saat ini dan terlalu bagus untuk Madrid,” ucapnya.

Meski begitu, Owen juga mengakui, Madrid amat hebat karena bisa melalui hadangan Chelsea dan Manchester City. Namun, ia menilai Liverpool sudah punya cara untuk menjinakkan Madrid.

“Saya yakin, Madrid percaya nama mereka (Real Madrid) ada di trofi (Liga Champion) dengan lolos dari babak penyisihan grup, kemudian, tentu saja, (pertandingan mereka melawan) Chelsea luar biasa, bagaimana mereka bisa melewatinya. Manchester City, benar-benar menakjubkan bagaimana mereka mengalahkannya,” jelasnya. (m18/mr/rtr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.