Waspada
Waspada » Alasan Werner Anjlok
Olahraga

Alasan Werner Anjlok

Getty Images

LONDON (Waspada): Striker anyar Timo Werner (foto kanan), mengaku agenda padat Liga Premier disertai Liga Champions di masa pandemi virus corona yang masih berlangsung, menjadi alasan anjloknya penampilan dia bersama Chelsea.

Sempat produktif di awal musim ini, mantan penyerang RB Leipzig dan VfB Stuttgart itu kemudian gagal mencetak gol dalam delapan pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.

“Awalnya sangat bagus, tapi sekarang setelah banyak pertandingan saya sedikit kesulitan. Menurut saya sulit ketika Anda bermain setiap tiga hari,” beber Werner, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/12).

“Apalagi pada hari Sabtu melawan tim yang bisa beristirahat sepanjang minggu. Sulit untuk menjadi yang terbaik di setiap pertandingan, tetapi Liga Premier sangat menyenangkan untuk dimainkan,” tambahnya.

Dia pun ingin secepatnya bangkit, saat Chelsea menjamu West Ham United pada matchday 14 Liga Premier di Stadion Stamford Bridge, London, Selasa (22/12) dinihari mulai pkl 0300 WIB.

“Saya rasa bisa menanganinya dengan sangat baik. Ini bukan sesuatu yang baru, kendati tekanannya sedikit lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya,” tutur Werner.

“Tetapi saya pikir pesepakbola yang bagus adalah yang terbaik di bawah tekanan. Itulah rencana saya dan saya mesti melakukannya dengan sangat baik di bawah tekanan,” tekad bomber Jerman berumur 24 tahun tersebut.

Werner baru mencetak empat gol dalam 13 laga sejak dibeli mahal Si Biru dari Leipzig dengan harga 50 juta euro pada Juni lalu. Padahal bersama Leipzig, dia mampu mengoleksi 78 gol hanya dari 127 partai di semua kompetisi pada periode 2016-2020.

Anjloknya Werner disinyalir berpengaruh terhadap penurunan prestasi Chelsea. Khusus di Liga Premier, tim asuhan Frank Lampard (foto kiri) itu kalah terus dalam dua laga terakhirnya di markas Wolverhampton 1-2 dan Everton 0-1.

“Selalu ada sedikit tekanan saat Anda datang ke klub baru. Liga Inggris juga sedikit berbeda dengan liga saya sebelumnya, ini lebih keras dari yang saya kira,” dalih Werner.

Akibat gagal meneruskan kegemilangannya, The Blues yang sempat bersaing dengan juara bertahan Liverpool dan Tottenham Hotspur di papan atas, kini melorot ke papan tengah. Mengoleksi nilai 22 dari 13 laga, Chelsea hanya unggul satu poin dari West Ham.

“Semua orang membicarakan tentang kami dalam performa terbaik dan kami seharusnya memenangkan liga. Bagian dari alasan saya untuk meredam hal itu adalah tim-tim lain mungkin sudah bersama lebih lama dan dibangun juga lebih lama,” ucap Lampard.

“Sehingga terbangun kepercayaan diri dalam kelompok pemain yang bisa menghadapi segalanya dengan lebih baik dalam permainan. “Bagian dari perkembangan kami adalah kami memiliki beberapa pemain yang lebih muda dan pemain baru,” ujarnya lagi.

Lampard pun menolak tegas, jika Thiago Silva cs dibandingkan dengan juara bertahan Liverpool yang semakin matang bersama Jurgen Klopp yang menjadi manajer sejak tahun 2015 silam.

Klopp sempat melabeli The London Blues sebagai favorit juara liga musim ini. Lampard mengaku tidak terkejut dengan kegagapan N’Golo Kante dan kawan-kawan pasca pujian dimaksud, sehingga Chelsea kehilangan konsistensi0.

“Saya pikir seiring berjalannya waktu, mereka akan menjadi lebih kuat pada momen-momen itu. Kepribadian sangat sulit diukur, mungkin kini kami mengalami momen-momen sulit dan kegagalan,” ratap Lampard.

“Liverpool pada periode sekarang tampak seperti mesin absolut. Intinya kami bukan Liverpool tahun lalu atau Manchester City tahun sebelumnya. Anda juga harus siap untuk beberapa momen sulit,” tegasnya.

Terkait Werner, gelandang legendaris The Blues dan Timnas Inggris itu memujinya sebagai sebagai penyerang tangkas dan berkualitas.

“Anda membutuhkan pemain dengan kualitas itu untuk memenangi laga dan kecepatannya dengan bola sesuatu yang istimewa. Dia tidak egois dan Anda mesti mengandalkan para pemain kelas atas,” sanjung Lampard. (m08/rtr/espn)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2