Alasan MU Menyerah - Waspada

Alasan MU Menyerah

  • Bagikan
KIPER MU David De Gea dan gelandang Paul Pogba gagal menghentikan serangan pemain Sheffield United di Old Trafford. Daily Express

LONDON (Waspada): Sheffield United menjegal ambisi Manchester United kembali ke puncak klasemen Liga Premier, Rabu (Kamis WIB), setelah secara mengejutkan menang 2-1 dalam lawatannya di Stadion Old Trafford.

Manajer Ole Gunnar Solskjaer menjadikan kepemimpinan wasit dan permainan bertahan lawan sebagai alasan utama kekalahan Setan Merah MU pada matchday 20 itu.

Solskjaer menuding ada dua keputusan yang salah diambil wasit Peter Bankes hingga berbuah gol Sheffield, termasuk pelanggaran terhadap kiper MU David De Gea.

“Gol pertama adalah pelanggaran. Billy Sharp berlari ke arah De Gea,” tuding pelatih asal Norwegia itu lewat BT Sport, Kamis (28/1).

“Satunya di akhir, jadi ada dua kesalahan wasit. Tidak ada pelanggaran untuk gol kami yang tak disahkan, tapi ya itu sering terjadi musim ini,” sindir Solksjaer.

Akibat kekalahan kandang itu, The Red Devils (nilai 40) gagal menggeser kembali tetangganya Manchester City (nilai 41) dari puncak klasemen sementara.

“Kami memiliki semua penguasaan bola, tetapi ketika Anda kebobolan dua gol yang buruk, itu akan selalu sulit. Kami tidak menciptakan peluang yang cukup besar untuk mencetak banyak gol,” sesal Solskjaer.

“Sihir itu hilang, itu sedikit tambahannya. Mereka bertahan dengan baik, permainan yang bagus buat mereka, sedangkan kami tidak memiliki ide atau solusi yang tepat,” ujarnya lagi.

MU sebetulnya mendominasi permainan sejak awal laga dan beroleh peluang untuk membuka keunggulan menit 11. Bek sayap Aaron Wan-Bissaka mengirim umpan tarik berbahaya, tetapi tembakan sentuhan pertama Marcus Rashford masih melenceng di sisi gawang tim tamu.

Sheffield mampu mencuri keunggulan menit 23. Kean Bryan berhasil mendahului kiper De Gea untuk menyambut umpan silang John Fleck demi menanduk bola ke gawang United.

Pasukan Solksjaer berusaha memberi balasan instan empat menit kemudian. Namun Mason Greenwood yang mendapat ruang tembak terbuka malah melepaskan sepakan yang masih tepat mengarah ke pelukan kiper Aaron Ramsdale.

Menit 30 para pemain MU sempat melakukan selebrasi, saat Anthony Martial menyambar bola liar yang jatuh dari penguasaan Ramsdale. Tetapi gol itu dianulir karena wasit menilai kapten Harry Maguire melakukan pelanggaran terhadap Ramsdale.

Si Setan Merah yang terus berusaha membombardir pertahanan Sheffield, akhirnya bisa menyamakan kedudukan menit 64. Umpan sepak pojok Telles diselesaikan dengan sundulan oleh Maguire demi menyarangkan bola ke pojok kanan bawah gawang.

Itu menandai gol perdana Maguire di Old Trafford di liga sejak Desember 2017, ketika dia masih bermain untuk Leicester City dan menjebol gawang MU.

Hanya saja Red Devils melakukan keteledoran menit 74. Martial kehilangan penguasaan bola yang berujung keberhasilan Sheffield merestorasi keunggulan lewat gol Oliver Burke.

Tembakan pertama Burke dapat dihalau barisan pertahanan MU. Bola kembali dalam penguasaan John Lundstram yang mengirimkannya kembali kepada Burke dan kali ini tendangannya berbelok terkena badan Axel Tuanzebe sebelum membentur bagian bawah mistar untuk masuk ke gawang United.

“Itu seharusnya tidak terjadi. Gol kedua yang kami telan sangat buruk, sangat ceroboh dan begitu mudah,” ratap Solskjaer.

“Kami berhenti mengalirkan bola, tiga atau empat kali, itu keputusan buruk yang berada di luar karakter kami,” dalih mantan striker Red Devils dan Timnas Norwegia tersebut.

MU selanjutnya bertandang ke markas Arsenal pada matchday 21, Sabtu (30/1), sedangkan Sheffield melawat ke kandang The City di Etihad Stadium. (m08/bts/rtr)

 

  • Bagikan