Akibat virus corona, atlet Aceh batal latihan ke China

Akibat Corona, Atlet Aceh Batal Latihan Ke China

  • Bagikan
Dok.Waspada AKIBAT corona, atlet Aceh batal latihan ke China.
Dok.Waspada AKIBAT corona, atlet Aceh batal latihan ke China.

BANDA ACEH (Waspada): Atlet Aceh batal latihan ke China karena kian merebaknya virus corona yang mematikan di negera itu.

Atlet Aceh batal latihan ke China berasal dari sejumlah cabang olahraga yang dipersiapkan ke PON XX/2020 Papua.

Wakil Ketua Umum III Bidang Litbang KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma (foto), Kamis (6/2), memastikan program training camp ke China untuk persiapan PON Papua dibatalkan.

Program pemusatan latihan kemungkinan akan dialihkan ke negara lain.

Seperti dilaporkan, virus corona yang muncul pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China telah merenggut hampir 500 nyawa di seluruh dunia.

Virus tersebut juga menginfeksi lebih dari 24.500 orang di 25 negara.

Aktivitas masyarakat sangat terganggu dan lebih dari 15 acara olahraga yang dijadwalkan telah ditunda atau dibatalkan negara Tirai Bambu tersebut.

Rayuan mengungkapkan, semula memang ada sejumlah cabor diantaranya anggar, wushu sudah merencanakan program training camp ke China.

Karena muncul dan merebaknya virus corona, sehingga program latihan ke negara itu sudah dapat dipastikan batal.

Disebutkannya, sebelumnya China suatu negara yang direncanakan menjadi tempat pemusatan latihan bagi atlet Aceh dari sejumlah cabor.

Hal itu karena negara tersebut tangguh dan berprestasi di banyak cabang olahraga di tingkat international.

Mantan Kadispora Aceh ini menegaskan, pemusatan latihan atlet Aceh ke China dipastikan batal, meski pelaksanaan pemusatan latihan persiapan ke PON baru akan dimulai pertengahan Februari ini.

Ia menjelaskan, untuk persiapan menghadapi PON, setiap cabor diberikan kesempatan melakukan pemusatan latihan ke luar negeri guna meraih prestasi medali emas di Papua.

Sebutnya, pemusatan latihan di luar negeri dilakukan di negara yang sudah mapan prestasinya di suatu cabang olahraga di level international.

“Seperti angkat besi Aceh merencanakan ke Kazakhstan yang memang kuat dalam cabang ini,” ujar Rayuan yang juga Ketua Umum Pengprov PABBSI Aceh.

Disebutkan, persiapan atlet ke PON melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) direncanakan dimulai pertengahan Februari dan berlangsung hingga jelang berangkat ke Papua.

155 Atlet PON

KONI Aceh mempersiapkan 155 atlet ke PON XX yang digelar di Papua Oktober mendatang. Para atlet itu hasil lolos dari Pra PON yang digelar di berbagai provinsi dan Porwil di Bengkulu pada 2019.

Atlet-atlet dimaksud berasal dari angkat besi (3), anggar (8), atletik (7), muaythai (8), kempo (2), tarung derajat (12), petanque (10), soft tenis (2), panahan (8), panjat tebing (3), taekwondo (2), renang (2), wushu (1), pencak silat (6).

Sepakbola (20), biliar (1), rugby (24), senam (1), balap motor (4), judo (1), terjun payung (1), sepak takraw (2), layar (1), golf (1), selam (1), sepatu roda (2), balap sepeda (2), tinju (1), dayung (9), dan menembak (4). (b01/C)

  • Bagikan