Akademi Tunas Muda Persipan Tur Eropa
Jaring Pemain Di Sejumlah Daerah

  • Bagikan
PELATIH asal Belanda, Bonnie Fautngiljanan (tengah) bersama Marzuki Harahap (kiri) dan Wagner Sinaga di sela melakukan penjaringan pemain di Medan. Waspada/Dedi Riono

MEDAN (Waspada): Akademi Sepakbola Tunas Muda Medan menjaring pemain-pemain muda berbakat usia di bawah 18 tahun untuk dipersiapkan melakukan tur ke Eropa.

Owner Akademi Tunas Muda Medan, Adi Saputra, mengatakan saat ini penjaringan pemain masih terus berlangsung hingga mendapatkan 45 pemain pilihan untuk selanjutnya mengikuti pemusatan latihan.

“Untuk menyukseskan proyek ini, kami telah mendatangkan pelatih asal Belanda, Bonnie Fautngiljanan. Dia sudah sangat berpengalaman menangani pemain usia muda di Belanda dan Indonesia,” ujar Adi Saputra, Rabu (8/12).

Dikatakan, Bonnie punya waktu sekira 6 bulan untuk mempersiapkan tim U-18 hingga nantinya cukup layak melakukan tur ke Eropa bertanding dengan sejumlah klub di Benua Biru.

“Akademi Tunas Muda ini kami didirikan karena melihat banyaknya pemain pesepakbola muda potensial di Sumut yang butuh wadah pembinaan, sehingga ke depan menjadi pesepakbola andal bagi klub-klub profesional maupun Timnas Indonesia,” ujar sosok pengusaha sukses ini.

“Sejauh ini kita melihat belum ada pembinaan pemain muda yang serius dan dikelolah secara benar dari segi latihan maupun manajemen tim. Di sinilah Akademi Tunas Muda ingin berperan melahirkan pemain-pemain andal lewat pembinaan yang baik dan benar,” tambahnya.

Sementara itu, Bonnie Fautngiljanan mengaku tertantang menyukseskan proyek pembentukan tim usia muda di Sumut, hingga nantinya benar-benar siap dan layak melakukan tur ke Eropa untuk bertanding dengan sejumlah klub di sana.

Begitupun, mantan Asisten Pelatih PSM Makassar ini mengaku dia harus bekerja keras membentuk tim yang siap tur Eropa. Mengingat bakat-bakat potensial sepakbola muda di Indonesia, khususnya Sumut belum mendapat sentuhan pelatihan dasar sepakbola yang baik.

“Ya, di sini banyak pemain muda berbakat. Tapi sayangnya dasar-dasar bermain sepakbola mereka banyak yang belum benar. Masih salah dalam melakukan tendangan, pasing, menguasai bola, cara berlari, menjaga lawan dan lainnya. Fisik juga belum baik. Masih perlu banyak pembenahan,” beber mantan pelatih Akademi Valencia, Spanyol ini.

“Makanya saya harus kerja keras untuk membentuk tim yang siap. Saya yakin dalam waktu enam bulan bisa melakukannya seperti saat saya melakukannya di Papua di tahun 2015. Awalnya tim yang saya tangani juga diisi pemain-pemain yang belum siap. Tapi akhirnya mereka bisa tampil juara dalam turnamen di Eropa kala itu,” tambah Bonnie.

Disebutkan, selama tur Eropa, tim usia muda asuhannya akan melawan klub-klub atau akademi ternama di sana seperti Ajax, Real Madrid, dan Valencia. Rencananya tim juga akan mengikuti turnamen di sana.

Bonnie dibantu Marzuki Harahap dan Pelatih Kiper Wagner Sinaga tercatat sudah beberapa kali melakukan penjaring pemain lewat turnamen mini. Salah satunya diadakan Mabar Putra pada Minggu (5/12) lalu yang diikuti empat tim.

“Sebelumnya kita sudah menjaring pemain di Langkat dan Serdang Bedagai. Selanjutnya akan dilakukan di sejumlah daerah lainnya di Sumut untuk memilih 45 pemain terbaik masuk TC. Dari 45 pemain akan diciutkan menjadi 25 pemain berhak mengikuti tur ke Eropa. Kita persilakan kepada pemain muda ambil bagian dalam penjaringan,” tambah Marzuki. (m18)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *