Aceh-Sumut Kejar Persiapan PON 2024

  • Bagikan
SUASANA pertemuan antara KONI Aceh-Sumut dan KONI Pusat. Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): KONI Pusat telah menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Provinsi Sumut, KONI Aceh serta KONI Sumut selaku tuan rumah pelaksana PON XXI tahun 2024.

Sekretaris Umum KONI Aceh, M Nasir Syamaun MPA menjelaskan pertemuan pada 25 Januari 2022 di Gedung KONI Pusat Jakarta itu untuk membahas persiapan pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) serta rencana penyelenggaran PON Aceh-Sumut.

“Rapat dibuka dengan pembahasan terkait kebutuhan data akurat dari Aceh-Sumut tentang rencana pembangunan Sarpras dan rencana pertemuan Gubenur Aceh dan Sumut yang pelaksanaannya disesuaikan waktu masing-masing gubernur,” kata M Nasir menjelaskan.

Kehadiran delegasi Aceh-Sumut disambut langsung Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Selanjutnya forum Rakor tersebut dipimpin oleh Waketum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno.

Dari Aceh hadir langsung Kadispora Dedy Yuswadi AP beserta jajaran, Ketua Umum KONI Aceh H Muzakir Manaf didampingi Wakil Ketua II Bidang Binpres Drs Bachtiar Hasan MPd, Sekum M Nasir Syamaun MPA dan Bendum Kennedi Husein.

Sedangkan dari Sumut hadir langsung Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, Sekum Chairul Azmi Hutasuhut didampingi sejumlah pengurus dan Kadispora Sumut Ardan Noor yang didamping jajarannya.

M Nasir menjelaskan, beberapa hal yang menjadi spesifik pembahasan antara lain evaluasi tiga cabang olahraga yang telah ditetapkan pembagiannya oleh Aceh-Sumut sebagai peserta PON XXI 2024. Ketiga cabor itu adalah sepatu roda, binaraga dan muaythai.

“Khusus sepatu roda, Alhamdulillah sudah diselesaikan dalam Rakor tersebut,” kata M Nasir. Sementara cabor binaraga dan muaythai masih akan terus dilakukan evaluasi oleh KONI Pusat selaku penentu.

M Nasir menambahkan, sesuai yang disampaikan oleh Suwarno, evaluasi terhadap cabor binaraga dilakukan terkait dengan dopping dan evaluasi terhadap cabor muythai terkait keorganisasian yang perlu diselesaikan.

“Namun begitu, KONI Aceh akan terus memperjuangkan agar semua cabor yang telah disepakati dan ditetapkan pembagiannya oleh Aceh-Sumut dapat dipertandingkan pada PON 2024 nanti,” kata M Nasir.

Rakor juga membicarakan rencana penambahan cabor, dimana sesuai hasil Rakernas KONI Pusat beberapa waktu lalu telah diusulkan beberapa cabor tambahan. “Namun KONI Aceh dan Sumut belum menetapkan pembagian cabor tambahan tersebut.”

Pada forum itu, Mualem—sapaan H Muzakir Manaf—mengatakan KONI Aceh bersama Pemerintah Aceh berkomitmen terus mendorong agar proses pembangunan Sarpras PON XXI Aceh-Sumut dapat dilaksanakan secara maksimal, sesegera mungkin.

“Kami sangat mengharapkan agar dari hasil Rakor ini, KONI Pusat dapat merumuskan pola dan mekanisme komunikasi lanjutan terkait rencana pembangunan sarana dan prasarana dengan stakeholder terkait, baik Menpora, Menteri PUPR, Bappenas dan pihak lainnya agar dapat terkoneksi secara keseluruhan,” pinta Mualem. 

Usai pertemuan dengan KONI Pusat, Sekum KONI Aceh bersama Kadispora Aceh juga menghadap ke Kemenpora RI yang disambut oleh Chandra Bhakti selaku Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.

Kepada Chandra, M Nasir melaporkan hasil Rakor antara KONI Pusat dan Pemerintah Aceh, Pemerintah Provinsi Sumut, KONI Aceh serta KONI Sumut. Dia juga meminta dukungan Kemenpora terkait persiapan pembangunan Sarpras PON XXI 2024 Aceh-Sumut. (b04/C)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.