Aceh Lawan Papua Final Bersejarah - Waspada

Aceh Lawan Papua Final Bersejarah

  • Bagikan

JAYAPURA (Waspada): Final Sepakbola PON XX Papua antara Aceh dan Papua bukan sekadar final biasa. Sebab ini merupakan final dua tim daerah dari ujung pelosok Indonesia.

Partai puncak ini juga mempertemukan dua mantan gelandang tim nasional, Fakhri Husaini dan Eduard Ivakdalam.

Fakhri Husaini sebagai pelatih tim sepakbola PON Aceh, sementara Edwar Ivakdalam adalah pelatih tim sepakbola Papua. Baik Fakhri Husaini maupun Edwar Ivakdalam dikenal sebagai maestro gelandang Timnas Indonesia pada masanya.

Keduanya akan bertemu di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Kamis (14/10) untuk saling adu strategi guna membawa anak asuhnya meraih medali emas sepakbola. Partai akbar itu bakal berlangsung pukul 16.30 WIT.

Pelatih Tim PON Papua, Eduard Ivakdalam kepada media lokal mengajak Fakhri Husaini untuk bermain terbuka di partai final. Ia sepertinya belum puas dengan permainan Aceh lawan timnya pada partai enam besar. 

Dalam laga itu, Papua hanya menang tipis 1-0. “Jujur saja, Aceh banyak bertahan waktu lawan kami sebelumnya, itu sepakbola zaman batu harus kita tinggalkan,” ujar dia.

Ia mengatakan, meskipun dalam kondisi kelelahan, timnya tetap bakal tampil menyerang sejak menit awal pertandingan nanti. “Ayo Aceh harus tampil menyerang, meski sama-sama dalam kondisi capek jangan bermain bertahan,” kata dia.

Fakhri Husaini ketika dihubungi media mengatakan, dirinya sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing tim. “Saya dan Eduard sudah saling paham. Saya sudah tahu kelebihan dan kekurangan Papua, tentu Eduard juga sudah tahu kekurangan dan kelebihan kami,” ujar dia.

Mantan pelatih Timnas ini membuka opsi bermain dengan karakter sendiri. Dia tidak menutup peluang bermain dengan pola saat di enam besar atau bahkan memakai opsi lain. Semua akan diputuskan sebelum duel tersebut.

“Kami akan bertarung habis-habisan di lapangan. Kami juga berharap kepada masyarakat Aceh untuk mendoakan kami habis-habisan,” harap Fakhri Husaini.

Sebelumnya pada babak semifinal, Papua mengalahkan Kalimantan Timur dengan skor 5-1, sementara Aceh menyingkirkan Jawa Timur dengan skor 2-1. Pertemuan dua kutub sepakbola ini di final bakal mencetak sejarah besar di PON XX Papua.

“Inilah bukti pemerataan sepakbola Indonesia, Aceh lawan Papua pada laga final nanti,” ujar Ketua Asprov PSSI Papua Benhur Tomi Mano kepada media lokal di Jayapura.

Benhur mengaku berbahagia dapat menjadi tuan rumah duel bersejarah itu. “Dari sepakbola ini memperlihatkan kesatuan bangsa yang lebih baik,” papar Wali Kota Jayapura itu.

Sebelum partai final, perebutan medali perunggu antara Jawa Timur dan Kalimantan Timur berlangsung di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura pukul 14.30 WIT. (b04/C)

  • Bagikan