Nyamar Jadi Driver Ojek Online, Petugas BNNK Simalungun Tangkap 3 Tersangka Diduga Bandar Sabu

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun, berhasil menangkap tiga pelaku diduga sebagai bandar dan pengedar narkotika jenis sabu, Kamis (28/11).

Nyamar Jadi Driver Ojek Online, Petugas BNNK Simalungun Tangkap 3 Tersangka Diduga Bandar Sabu
Kepala BNNK Simalungun, Kompol Suhana Sinaga, didampingi Kasi Pemberantasan BNNK Simalungun Kompol Hendry Sinaga dan Kasi Pemberantasan BNNK Pematangsiantar, P. Ketaren saat konferensi perss penangkapan ketiga tersangka kasus narkoba di kantor BNNK Siantar, Senin (2/12).(Waspada/Hasuna Damanik).

Kepala BNNK Simalungun, Kompol Suhana, didampingi Kasi Pemberantasan BNNK Simalungun, Kompol Hendry Sinaga dan Kasi Pemberantasan BNNK Pematangsiantar, Kompol P. Ketaren, dalam konferensi perss di kantor BNNK Pematangsiantar, Senin (2/12), mengatakan identitas ketiga tersangka adalah AS, 37, warga Jalan Rakkutta Sembiring Naga Pita Kec. Martoba P.Siantar, JM, 25, Jalan A.Yani Kelurahan Asuhan, Kec. Siantar Timur Kota P. Siantar, YH, 31, warga Jalan Bombongan Raya Gg. 

" Ketiga tersangka ditangkap di Perumahan Sigagak Permai, Jalan Gotong Royong Lingkungan II, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun," ujar Kompol Suhana. Dikatakan, pengungkapan dan penangkapan AS, JM dan YH atas kerjasama petugas BNNK Simalungun dengan BNNK Pematangsiantar yang menyamar sebagai driver ojek online untuk mengelabui tersangka.

" Pada saat dilakukan penangkapan petugas berpura-pura sebagai driver ojek online yang mengantarkan pesanan makanan. Sesaat setelah pintu terbuka, personil langsung masuk dan menggrebek isi rumah dan didapati tiga orang tersangka AS, JM dan YH sedang berada di ruang tamu. Kemudian dalam ruang kamar petugas menemukan barang bukti dua paket diduga narkotika jenis sabu," jelas Suhana.

Lebih lanjut, Kasi Pemberantasan BNNK Simalungun Kompol Hendry menjelaskan, saat petugas melakukan penggeledahan terhadap ketiga tersangka. Dari AS alias pak Icha ditemukan uang tunai sebanyak Rp.25 juta, 2 unit HP, 1 dompet berisi Rp.344 ribu, 4 kartu ATM BCA dan 4 kartu ATM  BRI, 1 buku tabungan BRI, 1 buku tabungan BCA, 1 buku agenda catatan penjualan, 8 lembar struk ATM bukti transfer dan mutasi rekening, 1 lembar STNK BK 3646 MAV atas nama Raden Hartono Khariaan. Dari rumah kontrakan tersangka juga diamankan 1 unit sepedamotor Yamaha R25 warna kuning tanpa plat.

Kemudian dari hasil pengembangan juga disita satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam dari salah satu rumah tersangka di Jalan Rakutta Sembiring. " Kami masih terus mendalami dan pengembangan kasus. Dari hasil pengungkapan dan barang bukti, ketiga tersangka diduga sebagai pengedar atau bandar," ucap Hendry Sinaga.

Sedangkan, Kesi Pembrantas BNNK  Pematangsiantar, Kompol P Ketaren menambahkan pihaknya bersama BNN Simalungun masih fokus terhadap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan ketiga pria yang ditangkap di Sinaksak. " Kita fokus untuk pengembangan guna mengungkap jaringan ketiga tersangka," tandas Ketaren.(a29)...