Walau Landai, Masyarakat Diminta Tidak Abaikan Prokes - Waspada

Walau Landai, Masyarakat Diminta Tidak Abaikan Prokes

  • Bagikan
Melly Goeslaw (kanan) di acara Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Selasa (16/11/2021), di Jakarta. ( Ist)

JAKARTA (Waspada): Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Brigjen TNI(Purn) dr. Alexander K Ginting mengingatkan, agar masyarakat tak abai protokol kesehatan walau pandemi Covid-19 di tanah air telah melandai. Dalam situasi seperti ini resiko transmisi virus masih rentan terjadi.

Pada Juli lalu, Indonesia masih berada pada level Pemberlakukan PembatasanKegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan kemudian dilakukan mekanisme Level 4, 3, 2, dan hingga saat ini akhirnya berada pada level 1.

Seiring perbaikan parameter epidemiologis, khususnya Jakarta sudah PPKM level 1 bersama berbagai kota di Jawa dan Bali juga daerah lainnya. Tentu ini merupakan kerja keras seluruh pemangku kepentingan yang ada.

“Oleh karena itu, jadi tugas dan tanggung jawab semua pihak untuk menjaga agar situasi terburuk yang terjadi di bulan Juli tidak terulang lagi,” ujar alexander K Ginting dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) – KPCPEN dengan tema “Tegakkan Prokes, Industri Hiburan Aman dari COVID-19, Selasa (16/11/2021), di Jakarta.

Alexander menegaskan, kasus pelonggaran ini bukan berarti kebebasan. Pelonggaran yang diberikan pemerintah tetap harus menerapkan prokes agar tidak terjadi lonjakan kasus. Satgas pun tetap melakukan pengendalian dan pengawasan.

“Prokes harus tetap diterapkan, bersama pelaksanaan testing, tracing, dan treatment(3 T), serta vaksinasi harus sesuai target,” ujarnya.

Berbagai pihak diminta untuk mendukung dan menjaga kondisi melandainya pandemi Covid -19 di Indonesia. Diantaranya pelaku usaha dan pengelola tempat hiduran. Hal ini penting untuk menghindari penularan Covid-19 di tempat hiburan. “Perlu kejujuran dari setiap pelaku usaha karaoke ketika izin sudah dibuka. Jangan mentang-mentang pengen buka, bilang sudah steril pada hal belum,” ujar Melly Goeslaw, musisi dan juga Founder Melly Glow yang juga tampil sebagai pembicara.

Melly menyadari, tempat karaoke merupakan tempat yang rentan penularan. Karena di situ tempat bernyanyi, bersenda gurau, dan beberapa aktifitas yang rentan terjadinya droplet.

“Untuk itu, Satgas Covid-19 juga harus benar-benar melakukan pengecekan, mungkin harus berkali-kali. Karena potensi penularan melalui droplet di tempat karaoke,” katanya lagi.

Selama ini, selaku pengelola, dirinya mengaku tegas menerapkan prokes. Dia pun selalu memastikan alat yang digunakan dalam keadaan steril. Ketika bernyanyi pun setidaknya menggunakan face shield. Seluruh kru pun sudah divaksin lengkap.

Sementara praktisi kesehatan yang juga musisi, dr. Al Ghufron menambahkan, selain pengelola hiburan, masyarakat atau pengunjung juga harus ikut disiplin Prokes dan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi. Menurutnya, edukasi harus terus dilakukan. Karena masih saja ada masyarakatyang terlihat abai. Apalagi saat ini, kondisi Covid-19 di tanah air tengah melandai.

“Jangan sampai euforia karena pelonggaran dilakukan mengalahkan kewaspadaan kita,” tegas dr.Al Gufron (j05)

  • Bagikan