Waspada
Waspada » Wakil Ketua DPD RI, Perketat Peredaran Zat-Zat Kimia
Nusantara

Wakil Ketua DPD RI, Perketat Peredaran Zat-Zat Kimia

Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin (Ist)

JAKARTA (Waspada): Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyampaikan prihatin atas kejadian
kematian Naba Faiz Prasetya (10) anak dari Bandiman pengemudi ojek online warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Minggu (25/4/2021)

“Saya turut prihatin atas musibah yang terjadi. Agar tak terulang lagi kasus yang sama, kedepan pemerintah harus memperketat peredaran zat-zat kimia yang terlarang dan membahayakan nyawa manusia”, ujarnya dalam relisnya
yang diterima Rabu
Senin (3/5/2021) di Jakarta

Dia mempertanyakan , bagaimana bisa zat kimia jenis Kalium Sianida (KCN) atau Patasium Sianida yang ditemukan dalam kasus sate beracun di Bantul dapat mudah didapatkan masyarakat.

” Tidak boleh lagi hal serupa terjadi, maka pengawasan dari pemerintah daerah bersama pihak aparat penegak hukum harus memastikan zat berbahaya tidak boleh beredar luas dan mudah diakses publik”, tegasnya.

Selain itu Sultan juga berharap bahwa penjual zat beracun tersebut beserta jaringannya segera dibekuk. Dan peringatan juga kepada pelaku jasa pengiriman online untuk tidak boleh mengambil orderan diluar aplikasi.

“Kita apresiasi gerak cepat dari Kepolisian yang menangkap pelaku dan meminta aparat agar dapat membongkar jaringan pengedar zat berbahaya disitus-situs online. Selanjutnya harus ada tracing diseluruh aplikasi online terhadap barang-barang atau produk yang dipasarkan. Dan kedepan Kepolisian harus bekerja sama dengan penyedia aplikasi untuk mencegah transaksi yang dilarang”, tambah Sultan.

Adapun sesuai dengan Permendag No 75/MDag/Per/10/2014 mengenai pengawasan pendistribusian bahan berbahaya. Permendag itu juga mengatur soal distribusi dan penjualan sianida. Di dalamnya, mencakup pengaturan atau tata cara penjualan melalui distributor maupun pengecer.

Berdasarkan catatan Disperindag selama ini kalium sianida jarang masuk daftar permohonan untuk dipasarkan.

“Tangkap dan usut tuntas setiap pihak yang terlibat dalam kasus ini. Dan untuk pelaku saya meminta dihukum seberat-beratnya”, tuturnya.. (J05)  .

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2