Waspada
Waspada » UTBK Tahap 1 Dihadiri 93 Persen Peserta, Di USU 30.818 Orang
Nusantara

UTBK Tahap 1 Dihadiri 93 Persen Peserta, Di USU 30.818 Orang

JAKARTA (Waspada): Suasana pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat para peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020. Dari total 558.107 peserta, sebanyak 519.070 atau 93,01 persen peserta hadir mengikuti ujian. Sisanya, sebanyak 39.307 atau 6,99 persen tidak hadir dengan berbagai sebab.

Kehadiran peserta tahun ini relatif tinggi bila dibandingkan dengan UTBK 2019. Tahun lalu, jumlah kehadiran peserta berada di angka 88,1 persen.

“Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat untuk mencari perguruan tinggi terbaik dengan mengikuti ujian di tempat yang telah ditentukan,” ujar plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Prof Nizam dalam jumpa pers daring tentang evaluasi pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020, Rabu (15/7).

UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). UTBK-SBMPTN 2020 gelombang 1 yang dilaksanakan tanggal 5-14 Juli 2020 yang terdiri dari 37 sesi telah selesai.

Nizam mengapresiasi kerja panitia, majelis rektor PTN, gugus tugas daerah, serta seluruh peserta atas terselenggaranya UTBK secara lancar. Panitia telah bekerja keras untuk memberikan layanan terbaik bagi calon mahasiswa dan memastikan kesehatan serta keselamatan para peserta.

Nizam berharap pada UTBK-SBMPTN gelombang kedua yang akan dilaksanakan pada tanggal 20-29 Juli 2020 akan berjalan lancar dan tingkat kehadiran juga tinggi.

“Kami berharap tingkat kehadiran di gelombang kedua persentasenya juga akan tetap tinggi, para calon mahasiswa tetap semangat, dan ujian dapat berlangsung secara lancar mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan dari gugus tugas,” tutur Nizam.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih mengatakan,
UTBK-SBMPTN sendiri dilangsungkan pada 85 pusat tes yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari data yang ada, jumlah peserta terdaftar terbesar yang mengikuti gelombang pertama berada di Universitas Sumatera Utara (USU) dengan jumlah peserta 32.491, dan hadir dengan jumlah peserta 30.818 atau 94,85 persen. Peserta terdaftar paling sedikit dalam gelombang pertama berada di Universitas Cenderawasih-Wamena dengan jumlah peserta 31.

Untuk persentase kehadiran peserta terbesar berada di UPNV Jakarta dengan 97,76 persen peserta hadir. Sementara untuk ketidakhadiran peserta paling banyak berada di Universitas Maritim Raja Ali Haji dengan persentase sebesar 59,36 persen.

“Panitia LTMPT telah mempersiapkan dengan matang protokol kesehatan yang dilakukan, serta memastikan seluruh protocol dijalankan dengan baik dan benar sehingga memberikan rasa aman bagi peserta ujian, dan peserta dapat fokus dalam mengikuti UTBK,” imbuhnya.

Nasih menyampaikan bahwa peserta yang tidak bisa mengikuti ujian di tahap 1 karena alasan protokol kesehatan, baik karena tidak bisa meninggalkan daerahnya, karena suhu badan di atas 37,5 atau memiliki hasil rapid test yang reaktif akan dilayani di tahap ke dua dan peserta tersebut diimbau untuk selalu menjaga dan memantau kesehatannya, agar ditahap kedua yang bersangkutan sudah bisa melakukan ujian dengan baik.

“Hasil SBMPTN sendiri, baik gelombang 1 dan 2, secara bersama, akan diumumkan pada tanggal 20 Agustus 2020,” pungkas Nasih. (j02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2