Upaya Mengurangi Laju Penyebaran Virus, Diharapkan Sikap Pro Aktif Masyarakat - Waspada

Upaya Mengurangi Laju Penyebaran Virus, Diharapkan Sikap Pro Aktif Masyarakat

  • Bagikan
Dialog Produktif KPCPEN dengan tema Upaya Mengurangi Risiko Kematian Akibat Varian Baru, di Jakarta (ist)

JAKARTA ( Waspada): Pemerintah terus berupaya memantau perkembangan varian virus COVID-19, agar dapat melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran. Termasuk didalamnya varian Delta yang menjadi perhatian banyak negara saat ini, dikarenakan tingkat penularannya yang tinggi.

Mendampingi pemerintah yang terus menguatkan pelaksanaan Testing,Ttracing, dan Treatment (3T), masyarakat diharapkan disiplin memelihara 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak), juga mengurangi mobilitas dan kegiatan-kegiatan lain yang berisiko memperluas penyebaran virus COVID-19. Pada akhirnya, kita dihadapkan pada fakta bahwa adaptasi untuk hidup berdampingan dengan COVID-19 harus dilakukan.

Varian Delta dikenal memiliki masa inkubasi lebih pendek dan karakter yang cepat menempel padasel tubuh manusia. Menurut dr Koesmedi Priharto SpOT MKes – Kasubbid Tracing Satgas Covid-19, saat menjadi pembicara pada Dialog Produktif KPCPEN dengan tema Upaya Mengurangi Risiko Kematian, sebagaimana dalam relis media yang diterima Rabu (4/8), di Jakarta. Akibat Varian Baru, memang mudah menular dan mendominasi lebih dari 76% yang ditemukan di Indonesia.
Namun demikian, seperti virus pada umumnya, virus COVID-19 akan dapat dikalahkan oleh daya tahan tubuh manusia yang kuat. Virus COVID-19 memiliki karakter penularan head-to-head yakni manusia dengan manusia, tanpa melibatkan perantara makhluk hidup lain. Karena itu, dengan perbaikan perilaku manusia, angka penularannya dapat ditekan.

“Dengan perilaku baik dan sehat dari masyarakat, didukung vaksinasi dan pengaktifan 3T dari pemerintah, semoga penularan virus ini dapat dikendalikan. ” tegas Koesmedi.

Sementara pada kesempatan yang sama, Dr Ede Surya Darmawan, SKM. MDM – Ketua IAKMI menyebut, bahwa penelitian menunjukkan varian Delta dapat menular hanya dengan satu menit
interaksi tanpa masker, sehingga harus diwaspadai.

Percepatan vaksinasi sebagai upaya mencegah penularan dan mengurangi risiko sakit berat juga kematian, terus dilaksanakan. Ini adalah tantangan bagi Indonesia sebagai negara dengan populasi
besar dan karakteristik geografis luas serta beragam.

Dr Martina Yulianti SpPD, FINASIM – M.Kes ( MARS ) Plt Direktur RSUD Aji Muhammad Parikesit Kabupaten Kutai Kartanegara dari Kalimantan Timur menjelaskan, cakupan pemberian vaksin
di daerah masih rendah, terutama karena kendala pasokan vaksin. Derasnya arus informasi yang menyesatkan di kalangan masyarakat, juga masih menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di
lapangan.

Menghadapi banyaknya pasien dalam waktu bersamaan, para tenaga kesehatan bekerja sama dengan pemerintah daerah berusaha semaksimal mungkin memberikan penangan terbaik
bagi masyarakat. “Rumah sakit atau pengobatan adalah benteng terakhir, menjadi hilirnya. Yang tak kalah penting adalah pencegahan di bagian hulu. Sesuai amanat pemerintah, kami juga telah melaksanakan
kegiatan untuk memutus mata rantai penularan,” ungkap Martina.

Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran, pemerintah menguatkan testing dan tracing melalui Satgas COVID-19, TNI Polri, juga aparat pemerintah di masing-masing daerah yang
berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Upaya pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berhasil menurunkan positivity rate varian Delta di Indonesia, namun angkanya masih berkisar pada 20%. Targetnya, sesuai standar WHO adalah 5%. Karena itu, masih memerlukan perjuangan semua pihak untuk bekerja sama mengurangi laju penyebaran virus COVID-19 sekaligus menurunkan angka kematian. Pelaksanaan 3T dari pemerintah, harus didukung oleh kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi 3M dan protokol kesehatan lainnya. Sikap proaktif masyarakat selalu diharapkan, termasuk menggalang gotong royong antar warga. Tetap waspada, namun jangan hidup dalam ketakutan dan terus berdoa. (rel/J05) .

  • Bagikan