Waspada
Waspada » Tingkatkan Kesiagaan Bencana, Kemensos Libatkan 1000 Orang Aktivasi KSB
Nusantara

Tingkatkan Kesiagaan Bencana, Kemensos Libatkan 1000 Orang Aktivasi KSB

WATES (Waspada): Bersinergi dengan Kementerian dan lembaga (K/L), Kementerian Sosial mengantivasi Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kulon Progo, DIY dengan melibatkan 1000 orang. Aktivasi KSB sejalan dengan peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan, penanganan bencana baik dari tahap pencegahan, tahap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi, senantiasa membutuhkan sinergi baik antar instansi pemerintah maupun pemerintah dengan masyarakat.

“Prakarsa dan inisiatif dari masyarakat sangat penting. Karena masyarakat berada di ujung paling depan dalam penanganan bencana, ” kata Mensos Juliari dalam acara Peringatan Hari Kemanusiaan Se-Dunia dan Aktifasi Kawasan Siaga Bencana di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Rabu (19/8).

Ia juga menyatakan, Indonesia dibekali sebagai negara rawan bencana. “Maka pendekatan penananggulangan bencana berbasis masyarakat seperti aktivasi Kawasan Siaga Bencana di Kabupaten Kulonprogo menjadi kebutuhan yang sangat penting.

“Pagi ini saya mewakili Pemerintah Indonesia dapat menunjukan bahwa Hari Kemanusiaan Sedunia dapat dirayakan secara Nasional, ” katanya. Kementerian Sosial secara konsisten selama empat tahun terakhir menjadi _leading agency_ untuk mengambil inisiatif dan merangkul kalangan NGO, iNGO, Perserikatan Bangsa Bangsa, Palang Merah, dunia usaha serta aktor aktor kemanusiaan lainya.

” Untuk itu Saya menyampaikan selamat hari kemanusiaan sedunia bagi para pegiat kemanusiaan yang selama ini berjuang untuk kemanusiaan termasuk dalam penanganan covid 19 ini, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mensos juga menyerahkan bantuan kepada 7 ahli waris pahlawan masing-masing senilai Rp5 juta.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin menyatakan, dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Kementerian Sosial berkolaborasi dengan BNPB, Kementerian Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

Secara keseluruhan se- Indonesia telah terbentuk Kampung Siaga Bencana sebanyak 741 lokasi yang melibatkan 185.250 orang. “Di dalamnya termasuk 17 lokasi Kawasan Siaga Bencana yang melibatkan 4.250 orang di Kab. Pandeglang, Kab. Lampung Selatan, Kab. Cilacap, Kab. Kebumen dan Kab. Pangandaran,” katanya.

Untuk kegiatan kali ini di Kabupaten Kulon Progo dengan melibatkan masyarakat sebanyak 1.000 orang. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2