Waspada
Waspada » Tim Hukum PDIP Konsultasi Ke Dewan Pers
Nusantara

Tim Hukum PDIP Konsultasi Ke Dewan Pers

Koordinator Tim Hukum PDIP I Wayan Sudirta (kanan) dan koordinator Tim Kuasa Hukim PDIP Teguh Samudra (kiri) memberikan penjelasan kepada awak media usai berkonsultasi dengan Dewan Pers terkait pemberitaan yang menyudutkan partai berlambang banteng itu.(Waspada/Ist)

JAKARTA (Waspada): Tim Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
menginginkan praktik jurnalistik berjalan sesuai kaidah dan kode etik sehingga tidak ingin ada oknum-oknum yang tak bertanggung jawab berlindung di balik atribut pers.

“Kedatangan kami ke Dewan Pers agar Dewan Pers menangkap maksud kami. Tujuan kedua adalah agar media yang ada sekarang ini jalannya sesuai dengan khitah sesuai dengan fitrahnya, on the track,” kata I Wayan Sudirta, Koordinator Tim Hukum DPP PDI PDIP usai berkonsultasi dengan Dewan Pers, di Jakarta, Jumat (17/1).

Wayan menegaskan tidak ingin mengancam kebebasan pers di ranah demokrasi. Kehadiran Tim Hukum PDI hanya mencari keadilan karena menjadi sasaran tembak fitnah dan framing yang merugikan partai berlambang Banteng moncong putih itu. PDIP, tambah Wayan, tak bermaksud untuk melemahkan kerja-kerja pers yang objektif dan berimbang.

Wayan juga mengingatkan, apakah jurnalis dalam menyudutkan PDIP akhir-akhir ini sudah menjalankan kaidah-kaidah jurnalistik dengan benar. Sebab, Wayan merasakan adanya berita-berita yang sangat mendiskreditkan PDIP, seperti penyegelan Kantor DPP PDIP dan framing buruk kepada petinggi PDIP.

“Janganlah ada kutipan-kutipan yang tidak jelas. Jangan ada berita bohong tidak dikonfirmasi. Kami merasakan, kok, konfirmasi ke kami ini sangat kering kalau dikatakan tidak. Padahal salah satu roh dan semangat pers agar berita berimbang adalah konfirmasi,” katanya.

“Itulah yang kami sampaikan sejauh mana tradisi ini sudah berjalan, dan melalui kasus yang kami hadapi saya pikir ini menjadi titik balik, mudah-mudahan ke depan tidak akan mengulangi kesalahan ini,” imbuh Wayan.

Wayan melanjutkan, dalam konsultasi kepada Dewan Pers, pihaknya merasa banyak diserang berita bohong. Wayan kemudian disarankan untuk membuat pengaduan mewakili DPP PDIP. Wayan sudah mengantongi blangko pendaftaran pengaduan yang resmi dari Dewan Pers.

Sementara itu, Koordinator Tim Pengacara PDIP Teguh Samudera menerangkan, hasil konsultasi dengan Dewan Pers akan dibahas dengan DPP PDIP. Pembahasan dengan partai tersebut untuk memastikan langkah apa yang ditempuh selanjutnya. Teguh sendiri belum mau membocorkan media-media apa saja yang menyudutkan PDIP.

“Nanti akan kami laporkan hasil konsultasi dengan Dewan Pers kepada pemberi kuasa PDIP. Hasilnya akan kami laporkan nanti. Tindakan apa yang dilakukan, perintahnya seperti apa, itu baru kami jalankan. Ini kan kuasa hukum,” tegas Teguh. (irw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2