Waspada
Waspada » Sudah Lebih 50 Persen, Minat Calhaj Lunasi ONH Tetap Tinggi
Nusantara

Sudah Lebih 50 Persen, Minat Calhaj Lunasi ONH Tetap Tinggi

JAKARTA (Waspada): Di tengah suasana merebaknya pandemi Covid-19, antusiasme calon jamaah haji untuk melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441H/2020M tetap tinggi. Sampai Jumat (3/4), Kementerian Agama mencatat sudah lebih dari 114 ribu calon jamaah reguler atau lebih dari 50 persen dari kuota haji Indonesia tahun ini, yang sudah melunasi.

Pelunasan Bipih tahap pertama dibuka sejak 17 Maret 2020 dan akan terus berlangsung sampai 30 April 2020. Ada dua mekanisme pelunasan, yaitu pelunasan secara teller di bank dan non teller melalui e-banking atau ATM.

Tapi sejak 27 Maret, Kemenag menerbitkan aturan pelunasan Bipih secara non teller hingga 21 April 2020.

“Sore ini, tercatat 114.377 jemaah yang sudah melunasi Bipih 1441H. Sebanyak 102.125 jemaah melunasi secara teller, sisanya atau 12.252 jamaah memanfaatkan fasilitas non teller,”ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis di Jakarta, Jumat (3/4).

Muhajirin menyebut ada lima provinsi dengan jumlah jamaah terbanyak yang melunasi Bipih, yakni Jawa Barat (24.977 jemaah), Jawa Timur (19.074), Jawa Tengah (16.469), Banten (6.306), dan DKI Jakarta (4.429).

Tidak hanya untuk haji reguler. Pelunasan haji khusus juga tinggi. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Arfi Hatim mengatakan bahwa untuk jemaah haji khusus, yang sudah melunasi sampai hari ini adalah 12.368 orang. Artinya, sudah 76 persen dari total kuota jemaah berhak lunas sebesar 16.305.

Sebagaimana tahun sebelumnya, Kemenag juga membuka pelunasan untuk jemaah haji khusus dengan status cadangan. Total kuota cadangan adalah 4.785 jemaah.

“Sampai hari ini, 1.976 jemaah haji khusus sudah melunasi dengan status cadangan,” pungkasnya.(dianw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2