Waspada
Waspada » Program Kita Muda Kreatif Akan Berakhir Nopember Ini 
Nusantara

Program Kita Muda Kreatif Akan Berakhir Nopember Ini 

JAKARTA (Waspada): Program Creative Youth at Indonesian Heritage Sites, atau lebih dikenal Kita Muda Kreatif ini yang  berkolaborasi UNESCO dan Citi Indonesia serta didukung Citi Foundation sejak 2017, secara resmi akan mengakhiri Fase 3 di bulan November 2020.

Program yang lebih akrab dikenal dengan nama Kita Muda Kreatif ini menyasar 400 wirausaha muda yang berada di Kawasan Situs Warisan Dunia atau destinasi wisata yang terkenal, yaitu Danau Toba, Borobudur, Prambanan, Klaten, Yogyakarta, Kotuatua Jakarta serta Denpasar dan Tabanan di Bali.

Selama pelaksanaan Fase 3 di tahun 2020 ini, para wirausaha muda yang berasal dari berbagai sektor industri kreatif, terlibat dalam berbagai kegiatan peningkatan kapasitas kewirausahaan.

Peserta juga meningkatkan pemahaman mengenai warisan budaya untuk meningkatkan kemampuan bisnis mereka, dengan memanfaatkan sumber daya dari warisan budaya lokal.

“Situs warisan di Indonesia memainkan peran penting dalam pelestarian nilai-nilai warisan budaya dan memberikan pengalaman budaya bagi para pengunjung internasional dan domestik,” ujar Shahbaz Khan, Director and Representative of UNESCO Office, Jakarta, Jumat (27/11). .

Namun, lanjutnya, meskipun jumlah wisatawan ke situs warisan dunia terus meningkat, masyarakat lokal yang tinggal dan berada di sekitar situs warisan budaya jarang menerima manfaat ekonomi sosial dari besarnya jumlah pengunjung.

“Untuk mengatasi kesenjangan ini, UNESCO Jakarta dan Citi Foundation telah melibatkan 400 wirausahawan muda di enam situs populer di seluruh Indonesia sejak 2017,” ungkap Shahbaz.

Tujuannya, guna meningkatkan kesadaran tentang pelestarian warisan budaya, sekaligus meningkatkan taraf hidup dan pencaharian masyarakat yang tinggal di sekitar situs warisan budaya tersebut.

Program Creative Youth at Indonesian Heritage Sites selalu berusaha menyelaraskan diri dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup kaum muda dan mendukung mereka menjadi wirausaha mandiri.

Selain bersinergi dengan kegiatan pemerintah, program Kita Muda Kreatif juga berhasil memobilisasi mitra dari sektor swasta untuk mendampingi para wirausaha muda.

Selama pandemi COVID-19, program ini terus memberikan dukungan kepada para wirausaha muda dan mengadakan lebih dari 90 pelatihan daring melalui WhatsApp, Zoom, dan YouTube, antara Maret dan November 2020.

Tema-tema pelatihan yang diberikan meliputi pengembangan produk, literasi keuangan, perencanaan bisnis, pemasaran dan jenama; serta latar belakang sejarah dan nilai situs warisan, dan penguatan jejaring dengan pihak-pihak pemerintah, kalangan bisnis profesional, pakar-pakar warisan budaya, serta para pengusaha retail.

Survei internal yang dilakukan  pada November 2020 ini telah menunjukkan bahwa program ini mendukung terciptanya lebih dari 200 jenama wirausaha muda lokal yang terinspirasi dari budaya setempat.

“Selain itu hampir 25% dari mereka mengalami peningkatan pendapatan dan 30% dari wirausaha muda ini berhasil mengembangkan produk baru,” tutur Shahbaz.

Pada tahun 2021, proyek akan diperluas kegiatannya hingga ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, demi mendukung lebih dari lima puluh penenun muda meningkatkan taraf hidup dan melestarikan tenun tradisional mereka.

Puni A. Anjungsari, Country Corporate Affairs Head, Citi Indonesia merasa bangga untuk dapat mendukung program Kita Muda Kreatif.

“Pendekatan yang dilakukan terbukti efektif dalam membangkitkan semangat generasi muda dalam berkreasi dan berinovasi bahkan di masa pandemi seperti saat ini,” ujarnya.

Menurut Puni, program ini mengedepankan kebutuhan dan potensi dari masing-masing wilayah dan selaras dengan prioritas pemerintah dalam memberdayakan perekonomian lokal pariwisata.”

Citi memiliki komitmen untuk meningkatkan kesempatan bagi  pemuda di seluruh dunia. Melalui Pathways to Progress, Citi berkomitmen untuk membantu lebih dari 6.000 generasi muda serta menyediakan 60.000 kesempatan pelatihan keterampilan sampai tahun 2023 dengan total investasi sebesar IDR 500 milliar di Asia Pasifik. (m28)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2