Polda Metro Tangkap Komplotan Pemalsuan Website Securitas Indonesia - Waspada

Polda Metro Tangkap Komplotan Pemalsuan Website Securitas Indonesia

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada) : Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penipuan modus website palsu mengatasnamankan perusahaan PT Tri Mega Securitas Indonesia TBK.

Empat tersangka berinisial AW, ND, SB dan MA berhasil ditangkap di daerah Sulawesi Selatan.

“Pada 5 Desember 2019 Polda berhasil mengungkap pelaku tindak pidana manipulasi data. Jadi dia membuat websitenya mirip sekali dan otentik sekali,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (17/1).

Tiap tersangka kata Yusri, memiliki peran masing-masing. Adapun otak dari sindikat penipuan itu ialah tersangka AW. Tak hanya sebagai otak penipuan, tersangka AW juga berperan menyediakan sarana dan prasarana untuk digunakan saat sindikat ini beraksi, serta mengirimkan pesan singkat secara acak kepada korbannya. Pesan singkat tersebut berisi pemberian hadiah.

“Tugasnya itu caranya mengirim SMS Gateway ke calon korban, dia mengirim sms gateway secara acak ke calon korban dan membalas pesan-pesan SMS atau WA yang ada yang masuk ke nomor Hp yang sudah disediakan,” ujarnya.

Begitu korban percaya, AW akan meminta sejumlah uang dengan alasan uang itu untuk mempercepat pencairan hadiah.

“Kemudian tugas paling pentingnya, ketika korbannya akan mentransfer uang, dan dialah yang menerima, menarik, dan mentransfer uang di ATM jika ada korban yang sudah mentransfer masuk ke rekeningnya yang sudah ditipu itu,” katanya.

Kemudian tersangka lainnya, yakni ND, berperan mengoperasikan website palsu tersebut. Website itu dibuat oleh tersangka agar para korban yakin dengan hadiah yang akan dijanjikan.

“Dia ini orang ahli IT nya, ahli di media sosial. Dia yang buat website PT Trimega Securitas Indonesia, dia yang memalsukan dengan keahliannya tersendiri,” ujar Yusri.

Dikatakan Yusri, ND hanya lulusan sekolah dasar (SD), ia belajar membuat website secara otodidak. “Dia (ND) juga kadang mengirim sms gateway untuk memancing korban,” kata Yusri.

Sedangkan dua tersangka lainnya, yakni SB dan MA, hanya menyediakan rekening aktif. Rekening itu nantinya digunakan oleh para tersangka untuk menampung uang hasil penipuan.

Atas perbuatannya, keempatnya disangkakan dengan Pasal 35 ayat 1 jo pasal 51 UU 19 tahun 2016, dan perubahan UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE ancaman hukum 12 tahun.(j02)

Teks dan Foto : Waspada/Hasriwal AS

Polda Metro Jaya menggelar kasus penangkapan komplotan penipuan modus pemalsuan website PT Tri Mega Securitas Indonesia TBK, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/1).

  • Bagikan